Waspada Banjir! Pemkot Mengajak Warga Bergotong Royong Menyapu Drainase dari Rumah

oleh -76 Dilihat
oleh
Waspada banjir! Pemkot Bengkulu mengajak warga gotong royong membersihkan drainase rumah. Periksa dan singkirkan sampah/endapan; lapor URC bila ada hambatan berat. Bersama, kita cegah genangan.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kota Bengkulu menyerukan kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di kawasan padat penduduk, supaya secara rutin membersihkan saluran drainase di sekitar tempat tinggal mereka. Tindakan sederhana ini sangat penting untuk menghindari banjir yang disebabkan oleh saluran air yang tersumbat.

Agus Suhendra Wijaya, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bengkulu, menyatakan bahwa pemerintah telah berusaha secara maksimal untuk mencegah banjir. Namun, dari pemantauan yang dilakukan, masih ditemukan banyak drainase di kawasan perumahan yang terhalang oleh tanah, sampah, dan tanaman liar.

“Upaya untuk mengatasi banjir tidak hanya bisa bergantung pada pemerintah. Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan, khususnya dalam menjaga saluran drainase di sekitar tempat tinggalnya,” tutur Agus.

Sayangnya, ia mencatat bahwa ada banyak situasi di mana saluran drainase sebenarnya masih baik, tetapi aliran air terhenti karena jarang dibersihkan. Hal ini menyebabkan ketika hujan lebat datang, air dapat meluap dan menyebabkan genangan.

“Kami mengharap partisipasi aktiv masyarakat. Periksa saluran drainase di depan atau belakang rumah. Jika menemukan sampah atau endapan tanah, segera bersihkan. Karena jika tersumbat, air akan meluap dan banjir tak bisa dihindari,” tambah Agus.

Ia juga menegaskan bahwa banjir tidak hanya dipicu oleh meluapnya sungai atau curah hujan yang tinggi. Salah satu penyebab utama lainnya adalah saluran drainase yang terhalang. Karena itu, menjadi kebiasaan untuk membersihkan aliran air secara rutin perlu dilembagakan.

Untuk warga yang menemukan gangguan seperti cabang pohon besar atau benda berat yang menghalangi aliran air dan tidak dapat dibersihkan sendiri, Agus meminta untuk segera melapor ke Dinas PUPR. Pemerintah telah menyiapkan tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami memiliki tim URC yang siap membantu. Namun, dikarenakan keterbatasan jumlah personel, kami tidak mampu memantau seluruh area. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan laporan dari masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan warga, diharapkan banjir di kota dapat diminimalkan, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk semua.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.