Sayuran yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Jangan Diabaikan

oleh -441 Dilihat
oleh
Tips Makanan Sehat Sayuran yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Jangan Diabaikan Meski sering dianggap sebagai makanan sehat, namun ada beberapa jenis sayur yang tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes.

Klikinfoberita.com,- Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Gula darah adalah sumber energi utama bagi tubuh, yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Penderita diabetes harus mengontrol asupan makanan mereka agar gula darah tidak naik atau turun secara drastis. Salah satu jenis makanan yang harus diperhatikan adalah sayuran.

Sayuran adalah makanan yang sehat dan bergizi, yang mengandung banyak vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Namun, tidak semua sayuran cocok untuk penderita diabetes. Ada beberapa sayuran yang memiliki kandungan karbohidrat, gula, atau garam yang tinggi, yang dapat mempengaruhi kadar gula darah dan tekanan darah. Sayuran-sayuran ini harus dihindari atau dibatasi oleh penderita diabetes, agar tidak menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Alaku

Namun, pada penderita diabetes, tubuh tidak dapat menggunakan gula darah secara normal, karena kekurangan atau ketidakmampuan menggunakan hormon insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas, yang berfungsi untuk membantu sel-sel tubuh menyerap dan mengolah gula darah menjadi energi.

Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan, seperti kerusakan saraf, ginjal, mata, jantung, dan pembuluh darah.

Oleh karena itu, penderita diabetes harus mengontrol kadar gula darah mereka dengan baik, dengan cara mengatur pola makan, berolahraga, dan mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter.

Sayuran yang Harus Dihindari Penderita Diabetes
Jagung. Jagung mengandung banyak karbohidrat, tapi tidak diimbangi dengan serat yang tinggi. Karbohidrat dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, terutama jika jagung diolah dengan cara tertentu, seperti digoreng atau dikalengkan.
Serat dapat memperlambat penyerapan gula dari makanan dan membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes.
Kacang polong. Kacang polong memiliki rasa manis alami dan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Kacang polong yang dikalengkan juga biasanya mengandung banyak garam, yang dapat menyebabkan hipertensi dan meningkatkan risiko komplikasi diabetes.

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang dapat merusak pembuluh darah dan organ vital.
Kentang. Kentang sebenarnya bukanlah sayuran, melainkan umbi. Kentang memiliki indeks glikemik (IG) yang tinggi, yaitu ukuran seberapa cepat makanan meningkatkan gula darah. Kentang yang direbus memiliki IG sebesar 78, sedangkan kentang yang digoreng memiliki IG yang lebih tinggi lagi.

Kentang juga mengandung pati, yaitu jenis karbohidrat yang mudah dicerna dan diubah menjadi glukosa oleh tubuh.Labu madu. Labu madu merupakan sumber dari beragam zat gizi yang bermanfaat, seperti vitamin A, C, E, K, dan B, serta mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi. Namun, labu madu juga mengandung karbohidrat dalam jumlah yang cukup banyak, yaitu 16 gram per gelas kecil.

Labu madu yang dimasak juga memiliki IG yang lebih tinggi daripada labu madu mentah, sehingga dapat memicu lonjakan gula darah.
Sayur kalengan. Sayur kalengan sebenarnya tidak kalah baik dari sayuran segar dari segi nilai gizi.

Namun, sebagian besar produk sayur kalengan mengandung banyak natrium, yaitu zat yang berfungsi sebagai pengawet. Natrium adalah salah satu komponen dari garam, yang dapat meningkatkan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.

Penderita diabetes harus membatasi asupan garam agar tidak terkena hipertensi.
Acar sayuran. Acar sayuran adalah sayuran yang difermentasi dengan cuka, garam, gula, dan bumbu lainnya. Acar sayuran dapat meningkatkan rasa makanan dan memberikan manfaat probiotik, yaitu bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Namun, acar sayuran juga mengandung garam dan gula yang tinggi, yang dapat berdampak buruk bagi penderita diabetes.
Gula dapat menaikkan gula darah, sedangkan garam dapat menaikkan tekanan darah.

Kenapa Harus Dihindari?
Sayur-sayuran tersebut harus dihindari oleh penderita diabetes karena mereka memiliki kandungan karbohidrat, gula, atau garam yang tinggi, yang dapat mempengaruhi kadar gula darah dan tekanan darah.

Karbohidrat, gula, dan garam dapat meningkatkan kadar glukosa dan insulin dalam darah, yang dapat menyebabkan komplikasi diabetes seperti kerusakan saraf, ginjal, mata, jantung, dan pembuluh darah.

Penderita diabetes harus membatasi asupan makanan yang memiliki indeks glikemik (IG) tinggi, yaitu ukuran seberapa cepat makanan meningkatkan gula darah. Makanan dengan IG tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tiba-tiba dan berbahaya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.