Kesiapan Penuh Selama 10 Hari: DLH Bengkulu Gelar Armada Khusus, Festival Tabut 2026 Dipastikan Bersih Hingga Subuh

oleh -25 Dilihat
oleh
Anshar Amin : DLH Kota Bengkulu siaga 10 hari: 20 armada, 150 petugas, kontainer di titik strategis. Festival Tabut 2026 dijaga bersih hingga subuh ajak warga buang sampah pada tempatnya.-Foto :s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu mengumumkan kesiapan mereka untuk menjaga kebersihan Festival Tabut 2026 selama sepuluh hari penuh. Agar momen istimewa ini tidak ternodai oleh sampah, DLH menerapkan strategi canggih dengan mengerahkan armada khusus serta kontainer di berbagai titik strategis.

Kepala DLH Kota Bengkulu, Anshar Amin, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan analisis terhadap lokasi-lokasi yang rawan sampah menumpuk, terutama dekat jalur parade dan tempat keramaian. “Kami telah menempatkan kontainer besar di area-area penting. Armada truk pengangkut juga siap beroperasi setiap hari, termasuk di malam hari,” katanya pada Jumat (13/6).

Upaya ini dilakukan berdasarkan penilaian tahun-tahun sebelumnya, di mana muncul lonjakan signifikan dalam volume sampah saat acara puncak. Tahun ini, DLH bertekad untuk menyingkirkan potensi sampah agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung dan peserta festival.

Menariknya, layanan kebersihan tambahan ini juga menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berdasarkan Peraturan Daerah yang ada, tarif retribusi kebersihan untuk acara besar seperti Festival Tabut ditetapkan sebesar Rp1,7 juta setiap hari. Selama sepuluh hari, penerapan biaya ini akan dilakukan secara jelas dan proporsional demi memastikan kelancaran operasional kebersihan.

Anshar menambahkan, semua petugas kebersihan akan bekerja dalam dua shift agar sampah tidak mengendap lebih dari tiga jam. “Kami berharap masyarakat dan wisatawan dapat merasakan kenyamanan maksimal. Jangan biarkan festival ini terkenal karena kotoran,” tegasnya.

Meskipun DLH telah mempersiapkan segalanya, keaktifan masyarakat tetap sangat penting. Anshar meminta semua pengunjung untuk menggunakan tempat sampah yang tersedia.

“Dengan sepuluh hari kerja penuh, dua puluh armada, dan seratus lima puluh petugas, kami yakin Festival Tabut 2026 akan menjadi yang terbersih dalam sejarah. Namun ingat, sampah yang terbaik adalah sampah yang tidak ada. Mari buanglah sampah pada tempatnya, dan kita jaga kebersihan kota bersama,” tutupnya.

Dengan persiapan yang matang ini, Festival Tabut 2026 diperkirakan tidak hanya meriah, tetapi juga nyaman dan bebas dari masalah lingkungan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.