KLIKINFOBERITA.COM,-Pemerintah Kabupaten Mukomuko kembali membuktikan komitmennya dalam memberdayakan kelompok rentan. Bertempat di Pendopo Bunda Candrawathi, Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH, secara simbolis menyerahkan 15 unit kursi roda dan 4 tongkat ketiak kepada warga penyandang disabilitas dari berbagai kecamatan. Serah terima ini didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ani Tri Ratnawati, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Penyerahan bantuan ini menyasar warga di delapan kecamatan prioritas, yakni XIV Koto, Penarik, Pondok Suguh, Ipuh, Kota Mukomuko, V Koto, serta dua wilayah terpencil lainnya. Penerima manfaat berasal dari keluarga kurang mampu yang kesulitan mengakses alat bantu mobilitas. “Kami ingin memastikan saudara-saudara kita penyandang disabilitas bisa beraktivitas lebih mandiri dan bermartabat,” ujar Bupati Choirul Huda.
Acara ini tak hanya soal bantuan barang, tapi juga membangun semangat inklusi sosial. Ani Tri Ratnawati menekankan peran PKK dalam identifikasi penerima melalui program desa siaga. “Setiap kursi roda dan tongkat ini adalah jembatan menuju kehidupan lebih aktif. PKK akan terus dampingi pelatihan penggunaan alat ini agar optimal,” katanya.
Dampak bantuan ini langsung terasa. Salah satu penerima, Siti Rahmah (45) dari Kecamatan Ipuh, tak henti berbinar. “Dulu saya terkurung di rumah karena sulit bergerak. Kini, saya bisa ke pasar sendiri dan rawat anak tanpa beban,” ceritanya sambil mencoba kursi roda baru. Kisah serupa disampaikan Ali (32) dari V Koto, yang kini berharap bisa kembali bekerja sebagai tukang kayu.
Inisiatif ini bagian dari program prioritas 2026 Pemerintah Daerah Mukomuko untuk inklusi disabilitas. Anggaran bersumber dari APBD dan didukung mitra swasta. Bupati menambahkan, tahun depan targetnya naik menjadi 50 unit alat bantu, plus pelatihan vokasi. “Kepedulian bukan sekali jadi, tapi berkelanjutan. Mari bersama wujudkan Mukomuko ramah disabilitas,” tegasnya.
Kepala Dinas Sosial, Hendra, mengungkapkan data: Mukomuko punya 1.200 penyandang disabilitas terdaftar. Bantuan ini prioritaskan yang paling membutuhkan. Acara diakhiri doa bersama dan ramah tamah, dihadiri ratusan warga.
Langkah ini diapresiasi Forum Disabilitas Mukomuko. “Pemerintah cepat tanggap. Ini inspirasi kabupaten lain,” kata ketuanya, Rahman.










