Bupati Bengkulu Tengah Perkuat Kerukunan Umat Beragama Demi NKRI yang Kokoh

oleh -174 Dilihat
oleh
Bupati Rachmat Riyanto hadiri Dialog Kerukunan Umat Beragama di Bengkulu Tengah. Bersama FKUB, tokoh agama, dan lintas sektor, perkuat NKRI melalui toleransi dan Bhineka Tunggal Ika. Persatuan kita, kekuatan bangsa.-foto:Dedi,Ist/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah giat memperkokoh persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penguatan kerukunan antarumat beragama. Upaya ini terwujud nyata dalam kegiatan Dialog dan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama yang digelar Sabtu (13/12/2025) di Pendopo Kantor Bupati. Hadir langsung Bupati Bengkulu Tengah, Drs. H. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP, acara ini melibatkan lintas sektor pemerintah, tokoh masyarakat, dan pemuka agama.

Kegiatan yang bertema “Kerukunan dalam Bhineka Tunggal Ika” ini diikuti ratusan peserta. Turut hadir perwakilan Polres Bengkulu Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Sosial, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bengkulu Tengah, serta sejumlah tokoh agama dan undangan lainnya. Suasana penuh keakraban tercipta sepanjang acara, dengan peserta saling berbagi pandangan tentang tantangan kerukunan di era digital.

Bupati Rachmat Riyanto menekankan pentingnya menjaga harmoni antarumat sebagai pondasi utama NKRI. “Di tengah dinamika global yang penuh gejolak, kerukunan umat beragama bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata untuk mencegah disintegrasi bangsa. Bengkulu Tengah, dengan keberagaman suku dan agama, harus menjadi teladan,” ujarnya tegas.

Ia juga mengajak semua pihak berkolaborasi membangun toleransi melalui pendidikan karakter di sekolah dan masjid, serta program lintas agama seperti bakti sosial bersama.

Kepala Kantor Kementerian Agama, H. Abdullah Sani, menambahkan bahwa dialog ini menjadi momentum strategis. “Kami catatkan komitmen bersama untuk memantau isu sensitif di media sosial dan lapangan. Kerukunan adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” katanya.

Sementara Ketua FKUB, Sdr. Fatimah Az Zahra, memuji inisiatif bupati. “Acara ini mempererat silaturahmi, mencegah konflik, dan memperkuat Pancasila sebagai perekat bangsa.

Peserta diajak berdiskusi interaktif dalam kelompok kecil, membahas isu seperti hoaks berbau SARA dan strategi pencegahannya. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Kerukunan Umat Beragama, yang diikuti doa bersama lintas agama. Bupati berjanji alokasikan anggaran lebih besar untuk program serupa di 2026, termasuk pelatihan mediator konflik dan festival budaya multikultural.

Inisiatif ini diapresiasi warga. “Saya bangga melihat pemimpin kami proaktif jaga persatuan. Ini contoh nyata gotong royong,” kata warga setempat, Budi Santoso. Dengan langkah ini, Bengkulu Tengah optimis menjadi kabupaten toleran terdepan di Sumatra.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.