Ayah Tiri Tega Bunuh Anak Tirinya di Bengkulu Tengah, Polisi Kejar Pelaku

oleh -227 Dilihat
oleh
Tkp : Aksi tragis ayah tiri bunuh anak tiri terjadi di Bengkulu Tengah. Darah mengalir deras di kamar; warga syok, polisi buru pelaku.-foto:Dedi/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Peristiwa pilu terjadi di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, ketika seorang ayah tiri berinisial Su (60) membunuh anak tirinya, Fe (30), pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian ini berlangsung di kediaman korban yang baru satu bulan dihuni oleh Fe setelah bersama ayah tirinya.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, terjadi perkelahian antara Su dan Fe di dalam kamar korban yang menyebabkan luka serius hingga darah menggenangi ruangan. Ibu kandung dan adik perempuan korban yang menyaksikan peristiwa itu langsung histeris dan memanggil warga sekitar untuk memberikan pertolongan.

Warga yang datang menemukan Fe dalam kondisi lemah dan segera menghubungi polisi. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia saat petugas tiba di lokasi kejadian.Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, melalui Kasat Reskrim AKP Junairi mengonfirmasi bahwa jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk proses autopsi.

Motif pembunuhan diduga berkaitan dengan pertengkaran yang tidak diketahui secara pasti, namun dugaan awal mengarah pada adanya ketegangan dalam hubungan ayah dan anak tiri tersebut.

Polres Bengkulu Tengah menegaskan bahwa saat ini pelaku masih dalam pelarian dan pihak kepolisian aktif melakukan pengejaran intensif.Kasat Reskrim menambahkan bahwa luka pada korban terdapat di bagian pundak, dan pihaknya terus mengumpulkan bukti di tempat kejadian serta meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi jika melihat keberadaan pelaku.Riwayat hubungan keluarga yang cukup singkat, karena korban bersama ayah tirinya baru satu bulan terakhir, diduga menjadi salah satu faktor yang memicu konflik ini.

Sebelumnya, kasus serupa di Bengkulu umumnya dipicu oleh ketidakharmonisan hubungan keluarga, termasuk masalah emosional dan perselisihan sehari-hari.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.