KLIKINFOBERITA.COM,- Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi S. Sos. , melakukan kunjungan tanggap darurat ke Desa Tiambang, Kecamatan Pematang Tiga, pada hari Senin (24/8/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah dua rumah warga terbakar, menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Tarmizi hadir bersama perwakilan dari berbagai instansi untuk memantau situasi di lapangan dan memberikan semangat kepada para korban yang terkena musibah kebakaran di pagi hari itu.
Menurut informasi awal yang diperoleh di lokasi kejadian, api melahap dua rumah yang dimiliki oleh Ratna Wati dan Ujang Sakti. Kerugian yang ditimbulkan dari insiden ini diperkirakan sebesar Rp450 juta. Rumah Ratna Wati mengalami kerusakan total dengan kerugian sekitar Rp250 juta, sementara rumah Ujang Sakti yang terbuat dari kayu juga hangus terbakar dengan kerugian diperkirakan Rp200 juta. Saat ini, kedua korban terpaksa mengungsi di tempat kerabat terdekat karena rumah mereka tidak lagi dapat ditinggali.
Wakil Bupati Tarmizi S. Sos. menunjukkan kepeduliannya terhadap kejadian yang menimpa warga Desa Tiambang. Ia menegaskan bahwa pemerintah setempat tidak akan berpangku tangan dan akan segera mengatur penyaluran bantuan darurat.
“Kami sangat merasakan kesedihan atas terjadinya kebakaran yang menimpa warga di Desa Tiambang. Kehadiran saya di sini adalah wujud dukungan pemerintah daerah. Saya telah menginstruksikan Dinas Sosial dan BPBD untuk melakukan penilaian cepat agar bantuan dan kebutuhan pokok dapat segera diberikan hari ini juga. Jangan khawatir, pemerintah akan mendampingi semua proses pemulihan ini,” ungkap Tarmizi S. Sos. saat berbincang dengan para korban di lokasi kejadian.
Tarmizi juga mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama dengan kondisi cuaca kering yang melanda daerah Bengkulu Tengah. Ia meminta agar aparat desa lebih aktif dalam menyampaikan informasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Tiambang, Dodi, menjelaskan ringkasan mengenai kejadian dan tindakan awal yang diambil oleh pihak desa. Dodi melaporkan bahwa api mulai terlihat sekitar pukul 09. 00 WIB dan berhasil dipadamkan oleh warga beserta petugas pemadam kebakaran sebelum menjalar ke rumah lainnya.
“Kejadian ini sangat mengejutkan kami. Api menyebar dengan cepat karena angin yang kencang dan bahan bangunan yang mudah terbakar. Sebagai langkah awal, kami sudah menyiapkan makanan dan tempat beristirahat sementara untuk keluarga korban. Kami juga telah membuat surat keterangan bencana untuk keperluan administrasi pengajuan bantuan dari pemerintah kabupaten. Kami berterima kasih kepada Pak Wakil Bupati yang telah meluangkan waktu untuk meninjau lokasi dan memberikan jaminan bantuan,” kata Dodi.
Dodi menambahkan, selain bantuan materiil, para korban juga memerlukan dukungan psikologis dan bantuan dalam perbaikan rumah agar mereka bisa segera kembali ke tempat tinggal yang layak. Pihak desa berkomitmen untuk terus memantau proses pemulihan bagi kedua warganya tersebut.
Hingga berita ini ditulis, tim gabungan dari Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah sedang berada di lokasi untuk mendata kebutuhan spesifik para korban. Pemerintah desa juga telah mendirikan posko tanggap bencana di balai desa untuk menghadapi kemungkinan terjadinya kejadian susulan atau kebutuhan mendesak lainnya bagi warga terdampak.
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Tiambang ini berfungsi sebagai pengingat bagi semua lapisan masyarakat agar selalu menjaga keselamatan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, khususnya di area pemukiman yang padat dengan struktur rumah yang mudah terbakar. Kerjasama antara pemerintah setempat, aparat desa, dan perhatian masyarakat diharapkan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya bencana yang sama di masa yang akan datang.









