Tanpa Sentuh APBD, Wali Kota Bengkulu Tanam 10 Ribu Pohon Kelapa di Pantai Panjang

oleh -72 Dilihat
oleh
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan bahwa kegiatan Gempala tidak menggunakan dana APBD, melainkan hasil kolaborasi dan gotong royong berbagai pihak.../man

KLIKINFOBERITA.COM, – Gebrakan luar biasa kembali ditunjukkan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, melalui peluncuran program Gerakan Menanam Sepuluh Ribu Pohon Kelapa (Gempala) yang sukses digelar di sepanjang kawasan wisata Pantai Panjang, ikon pariwisata utama kota ini.

Yang membuat program ini mencuri perhatian, bukan hanya skalanya yang besar dan antusiasme masyarakat, tetapi juga fakta bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sedikit pun.

“Kegiatan ini benar-benar nol rupiah dari APBD. Modalnya hanya semangat kebersamaan dan gotong royong. Banyak pihak yang mendukung dengan penuh keikhlasan,” ungkap Wali Kota Dedy Wahyudi dalam wawancara usai acara.

Menurut Dedy, sejumlah pihak swasta dan komunitas masyarakat ikut terlibat secara aktif dalam mendukung Gempala. Di antaranya adalah Honda, Bank Bengkulu, agen travel umrah, REI, media lokal, serta berbagai organisasi sosial dan lingkungan.

Gempala menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Bengkulu dalam menghijaukan dan mempercantik kawasan Pantai Panjang, sekaligus memperkuat daya tarik wisata kota. Sepuluh ribu bibit pohon kelapa ditanam serentak oleh ribuan peserta, mulai dari pelajar, ASN, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum.

“Bayangkan kalau seluruh pohon ini tumbuh subur. Pantai Panjang akan makin eksotis, teduh, dan penuh potensi. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga keberlanjutan lingkungan dan ekonomi warga sekitar,” tambah Dedy.

Ia berharap pohon-pohon kelapa tersebut tidak hanya memperindah lanskap, tetapi juga memberi manfaat ekonomi jangka panjang melalui hasil buah dan potensi wisata alam yang lebih menarik.

Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing yang turut hadir dan ikut menanam menyebut bahwa program Gempala adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat bisa menciptakan perubahan besar tanpa harus bergantung pada APBD.

“Ini bentuk kolaborasi yang perlu terus dikembangkan. Pemerintah memfasilitasi, masyarakat berpartisipasi, dan sektor swasta mendukung. Hasilnya bisa kita lihat hari ini,” ujarnya.

Pemkot Bengkulu menargetkan kegiatan serupa akan dilakukan di titik-titik wisata lainnya untuk mendukung visi Bengkulu sebagai kota ramah lingkungan dan destinasi wisata unggulan di Sumatera.

Gempala pun mendapat respons positif di media sosial, dengan banyak warganet yang memuji langkah berani dan inovatif ini. Tagar #BengkuluHijau dan #Gempala2025 sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen lokal.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.