KLIKINFOBERITA.COM,- Resnarkoba Bengkulu Tengah Ungkap Pemakai Sabu di Hotel, Tersangka Tertangkap Basah dengan Barang Bukti Lengkap
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Bengkulu Tengah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di sebuah kamar hotel pada Kamis (22/1/2026) malam. Seorang sopir mobil berinisial AA (25) ditangkap tangan saat sedang mengonsumsi barang haram tersebut, lengkap dengan alat hisapnya.
Pengungkapan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo melalui Kasat Resnarkoba IPTU Zaniro Sestiawan dan KBO IPDA Indra Wicaksana. Tim bergerak cepat setelah menerima informasi intelijen pada pukul 21.00 WIB tentang peredaran narkoba di Kecamatan Pondok Kelapa. “Kamis (22/1/2026) pukul 22.30 WIB, anggota melakukan penyelidikan dan upaya paksa di kamar hotel tersebut,” ujar Zaniro Sestiawan saat ditemui di Polres, Rabu (28/1/2026).
Dalam penggeledahan, polisi mengamankan AA yang sedang berada di kamar sendirian. Tersangka tampak panik saat tim masuk, tapi langsung diamankan tanpa perlawanan. Barang bukti yang disita mencakup satu kaca pyrex berisi kristal sabu sabu golongan I (non-tanaman), satu set bong dari botol Mizone yang telah dimodifikasi lengkap dengan dua pipet bengkok, satu korek api warna biru yang sudah diubah fungsinya, serta satu unit ponsel Infinix Smart yang diduga digunakan untuk koordinasi pembelian.
AA, warga Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, mengaku sebagai pemakai aktif sabu sabu. Dari pengakuan awal, dia diduga membeli, memiliki, menyimpan, dan menguasai sabu secara melawan hukum. “Tersangka dijerat Pasal 609 UU No 1/2023 KUHP jo UU No 1/2026 tentang Penyesuaian Pidana Narkotika,” tegas Zaniro.
Kronologi pengungkapan bermula dari verifikasi informasi intelijen tentang aktivitas mencurigakan di hotel tersebut. Tim Sat Resnarkoba langsung melakukan razia malam. Saat tiba di lokasi, petugas mendengar suara mencurigakan dari kamar AA. Pintu didobrak, dan tersangka tertangkap basah sedang menghisap sabu menggunakan bong modifikasi. Semua barang bukti diamankan di tempat kejadian, lalu AA dan bukti dibawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pengungkapan ini menunjukkan betapa rawannya tempat hiburan seperti hotel menjadi sarang penyalahgunaan narkoba. “Kami terus intensifkan pengawasan dan razia di lokasi rawan seperti hotel, kafe, dan kos-kosan,Saat ini, AA masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.”punkas Zaniro.











