Profil Rahmat Bagus Guna, Legislator Muda NasDem yang Membawa Semangat Baru di DPRD Bengkulu Tengah

oleh -18 Dilihat
oleh
Rahmat Bagus Guna, legislator muda Fraksi Partai NasDem DPRD Bengkulu Tengah periode 2024–2029. Berbekal pengalaman profesional, ia kini mengemban amanah memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat.- Foto : Aisya/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Usia muda bukan penghalang untuk terjun ke dunia politik dan mengambil tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Hal itu tergambar dari perjalanan Rahmat Bagus Guna, A.Md.Li., anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah dari Fraksi Partai NasDem yang kini menjadi salah satu legislator termuda di lembaga legislatif tersebut.

Lahir di Talang Jarang, Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, pada 16 Maret 1998, Rahmat Bagus Guna merupakan representasi generasi muda yang mulai mengambil peran dalam perjalanan pembangunan daerah. Pada usia 26 tahun ketika terpilih dalam Pemilu 2024, ia berhasil mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk duduk di kursi DPRD Bengkulu Tengah periode 2024–2029.

Perjalanan Rahmat menuju dunia politik bukanlah sesuatu yang sepenuhnya datang secara tiba-tiba. Sebelum terjun ke panggung politik, ia lebih dahulu menempuh pendidikan dan membangun pengalaman profesional di sektor swasta.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 1 Air Napal. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Pondok Kelapa dan SMA Negeri 3 Bengkulu Tengah. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Rahmat melanjutkan studi Diploma III Bahasa Inggris di Universitas Bengkulu hingga meraih gelar A.Md.Li.

Bekal pendidikan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan hidupnya sebelum memasuki dunia kerja. Selepas kuliah, Rahmat mengawali karier profesional sebagai Supervisor Marketing Honda selama hampir satu tahun.

Pengalaman kerjanya berlanjut dengan menduduki posisi Chief Marketing Officer (CMO) Yamaha. Setelah itu, ia dipercaya mengelola sebuah kafe di Kota Bengkulu sebagai manajer.

Berbagai pengalaman di dunia kerja tersebut menjadi bagian dari perjalanan Rahmat sebelum akhirnya memutuskan memasuki dunia politik dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui lembaga legislatif.

Menariknya, Rahmat mengaku tidak pernah membayangkan akan langsung maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2024. Pada awalnya, ia justru mempersiapkan diri untuk mengikuti kontestasi politik lima tahun berikutnya, yakni Pemilu 2029.

Namun, dinamika politik dan kepercayaan masyarakat yang datang lebih awal membuatnya mengubah rencana. Kesempatan tersebut akhirnya diambil dengan penuh pertimbangan hingga mengantarkannya menjadi anggota DPRD Bengkulu Tengah dari Partai NasDem.

“Sebenarnya saya mempersiapkan diri untuk mencalonkan diri pada tahun 2029. Namun, karena sudah dipercaya masyarakat untuk duduk di tahun 2024, maka amanah itu akan saya jaga sebaik-baiknya,” ujar Rahmat.

Kini, kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan. Bagi Rahmat, menjadi anggota DPRD bukan sekadar menduduki jabatan politik, melainkan bagaimana memastikan suara dan kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan melalui kebijakan serta program pemerintah daerah.

Sebagai anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Pondok Kelapa dan Pondok Kubang, Rahmat menaruh perhatian terhadap berbagai persoalan masyarakat, terutama menyangkut kesejahteraan, pelayanan publik, dan pemerataan perhatian pemerintah.

Menurutnya, masih terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya warga yang belum mendapatkan akses dan manfaat program pemerintah secara maksimal.

Ia menilai kehadiran pemerintah tidak boleh hanya terlihat melalui program dan kegiatan di atas kertas. Lebih dari itu, kebijakan pemerintah harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat bawah.

“Kesejahteraan masyarakat, khususnya di Pondok Kelapa, masih perlu menjadi perhatian. Masih banyak warga yang belum tersentuh secara maksimal oleh program pemerintah. Yang saya perjuangkan adalah bagaimana pemerintah hadir untuk masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan arah perjuangan politik yang ingin dibawanya selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ia berharap aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai catatan dalam kegiatan reses, tetapi dapat diperjuangkan agar menjadi perhatian dalam pembahasan kebijakan dan pembangunan daerah.

Kehadiran Rahmat di DPRD Bengkulu Tengah juga menjadi bagian dari keterlibatan generasi muda dalam ruang pengambilan keputusan daerah.

Di tengah dominasi pengalaman dan dinamika politik yang beragam, legislator muda memiliki kesempatan untuk membawa gagasan, perspektif, serta pendekatan yang berbeda dalam melihat persoalan pembangunan.

Rahmat meyakini generasi muda memiliki potensi untuk berkontribusi dalam mendorong perubahan positif. Menurutnya, anak muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi juga harus berani mengambil bagian dan bertanggung jawab terhadap masa depan daerah.

“Sebagai anak muda, tentu kami memiliki pandangan yang berbeda. Itu yang selalu kami tonjolkan untuk memberikan perubahan yang lebih baik bagi Bengkulu Tengah,” tuturnya.

Perjalanan Rahmat Bagus Guna dari dunia pendidikan, pengalaman bekerja di sektor swasta, hingga akhirnya menjadi anggota DPRD merupakan bagian dari proses panjang dalam membangun kiprah di ruang publik.

Kini, sebagai salah satu legislator termuda di Bengkulu Tengah, tantangan sesungguhnya bukan sekadar membuktikan bahwa anak muda mampu menduduki kursi parlemen. Lebih dari itu, bagaimana kepercayaan masyarakat dapat dijawab melalui kerja nyata, keberpihakan terhadap kepentingan publik, serta konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi konstituen.

Sebab, pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang wakil rakyat bukan ditentukan oleh usia maupun jabatan yang disandang, melainkan oleh sejauh mana amanah masyarakat dapat dijalankan dan manfaatnya benar-benar dirasakan.( Aisya)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.