KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Kepahiang, yang terletak di Provinsi Bengkulu, berhasil meraih kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Bengkulu.
Dokumen hasil penilaian tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Bengkulu, Arif Agus, kepada Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S. IP. , yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Gregory Dayefiandro, S. E. , M. Si.
Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S. IP. , mengungkapkan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Alhamdulillah, Kabupaten Kepahiang berhasil meraih kembali Opini WTP. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh perangkat daerah dalam memperbaiki dan menyempurnakan pengelolaan keuangan,” ujar Bupati.
Meskipun demikian, ia menyadari bahwa masih ada beberapa rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah untuk perbaikan pengelolaan keuangan ke depan.
Menurutnya, rekomendasi tersebut harus dijadikan sebagai alat evaluasi dan pendorong bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar pengelolaan keuangan semakin baik.
“Saya menghargai semua OPD yang telah bekerja dengan maksimal sehingga Kabupaten Kepahiang bisa kembali meraih Opini WTP. Ke depan, rekomendasi dari BPK harus menjadi dorongan untuk terus melakukan perbaikan,” ungkapnya.
Dia berharap pencapaian ini bukan hanya sekadar prestasi tahunan, tetapi juga dapat menjadi budaya kerja dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Diharapkan, prestasi ini tidak berhenti di sini, tetapi menjelma menjadi budaya kerja yang sesuai dengan visi untuk mencapai Kabupaten Kepahiang yang lebih maju, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Gregory Dayefiandro, memberikan sambutan positif atas keberhasilan pemerintah daerah dalam kembali meraih Opini WTP.
Ia menekankan bahwa pencapaian ini harus menjadi motivasi bagi semua pihak agar dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah di masa mendatang.
“Harapan kita ke depan tidak hanya mempertahankan Opini WTP, tetapi juga mengurangi berbagai catatan yang masih menjadi perhatian. Kami ingin yang terbaik,” tutur Gregory.
Berikut adalah versi berita yang telah diperbaiki dan disunting menjadi 398 kata. Saya telah memperbaiki tata bahasa, tanda baca, alur, dan gaya penulisan agar lebih mudah dibaca dan sesuai dengan standar jurnalistik.







