Visi Bupati Rachmat Riyanto: Jadikan Pancasila Sebagai Panduan Moral Dalam Membangun Kekuatan yang Berdaya Saing

oleh -11 Dilihat
oleh
Bupati Rachmat Riyanto pimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Bengkulu Tengah. Momen khidmat ini menegaskan komitmen kuat ASN dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta membangun daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.-Foto : Dedy,adv/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Di bawah sinar matahari yang cerah, halaman Kantor Bupati Bengkulu Tengah menjadi tempat refleksi kolektif yang mendalam. Pada hari Selasa, 2 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengadakan upacara untuk memperingati Hari Lahir Pancasila yang bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Acara ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momen penting bagi semua komponen daerah untuk menyesuaikan langkah, memperkuat persaudaraan, dan menegaskan komitmen untuk membangun wilayah berdasarkan nilai-nilai mulia bangsa.

Upacara dilakukan dengan penuh khidmat, dipimpin oleh Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S. T. , M. AP. , sebagai inspektur upacara. Kehadiran Wakil Bupati Tarmizi, S. Sos. , beserta jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, perwakilan Gabungan Organisasi Wanita, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, dan ribuan pegawai negeri sipil (ASN), TNI, dan Polri, menciptakan nuansa kebersamaan yang kuat. Perbedaan seragam tidak menjadi penghalang, melainkan lambang persatuan dalam keberagaman yang harmonis.

Dalam sambutannya, Bupati Rachmat Riyanto mengungkapkan pesan yang menyentuh esensi keberadaan bangsa kita. Ia menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar teks yang dihafalkan atau simbol negara yang hanya dipajang di dinding. Lebih dari itu, Pancasila adalah inti kehidupan dalam masyarakat, bangsa, dan negara.

Di tengah tantangan pembangunan yang semakin rumit, seperti kesenjangan ekonomi dan perubahan sosial yang pesat, semangat gotong royong dan integritas adalah yang terpenting. “Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus menghidupkan kembali semangat kebangkitan nasional untuk mengantarkan Bengkulu Tengah menuju kemajuan, kesejahteraan, dan daya saing,” tegasnya dengan lantang.

Pernyataan ini memiliki dasar yang kuat. Sejarah membuktikan bahwa kebangkitan nasional muncul dari kesadaran pentingnya persatuan dalam melawan penjajahan. Kini, di usia kemerdekaan yang ke-81, bentuk tantangan mungkin berubah tetapi esensinya tetap: bagaimana kita berkolaborasi untuk meningkatkan derajat dan martabat daerah melalui kerja keras, inovasi, dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. ASN dan semua pihak terkait diharapkan tidak hanya bekerja mengikuti prosedur, tetapi juga dengan keikhlasan demi kesejahteraan rakyat.

Peringatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh warga Bengkulu Tengah untuk terus menjaga kerukunan. Cinta kepada tanah air tidak hanya dinyatakan dengan ucapan, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam setiap aspek pembangunan. Dari desa hingga kota, dari pasar tradisional hingga pusat pemerintahan, setiap orang memiliki peran penting. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman moral dan Hari Kebangkitan Nasional sebagai semangat, Bengkulu Tengah optimis melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Indonesia yang kuat bermula dari daerah-daerah yang kokoh, dan Bengkulu Tengah berkomitmen untuk menjadi bagian krusial dalam kemajuan nasional. Mari kita manfaatkan momen ini sebagai titik awal untuk bergerak lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih bersatu.(Dedy/adv)

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.