Pelajar SMA/SMK Bengkulu Dipersiapkan Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Adaptif dan Inovatif di Era Teknologi

oleh -19 Dilihat
oleh
Khairil Anwar : Pelajar Bengkulu dibekali wawasan dan keterampilan, tumbuh menjadi pemimpin tangguh, pandai beradaptasi, serta mampu berinovasi demi masa depan gemilang di tengah arus kemajuan zaman.-Foto: s.man/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,-Pemerintah Provinsi Bengkulu berupaya untuk mengembangkan para siswa dari tingkat SMA dan SMK agar menjadi generasi pemimpin yang kuat, yang mampu beradaptasi dan memiliki gairah untuk inovasi di tengah kemajuan jaman dan teknologi. Usaha ini diwujudkan melalui serangkaian program pendidikan dan pelatihan yang diadakan di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Bengkulu pada Senin, 27 April lalu.

Dengan tema “Mengasah Jiwa Kepemimpinan Strategis yang Efektif untuk Menghadapi Tantangan di Era Digital”, kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD) Bengkulu bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Diharapkan, materi yang disampaikan dan diimplementasikan selama proses pendidikan ini bisa menjadi bekal penting bagi para peserta dalam menjalani fase berikutnya dalam hidup dan pendidikan mereka.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menilai pelaksanaan acara ini merupakan langkah yang tepat dan terencana untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai perubahan yang sedang berlangsung. Ia berpendapat bahwa perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat menuntut setiap individu, terutama siswa, untuk memiliki kesiapan dan pengetahuan yang cukup agar tidak tertinggal atau terjebak dalam hal-hal yang merugikan mereka.

“Acara ini memberikan banyak manfaat dan dampak positif bagi perkembangan personal anak-anak kita. Dalam menghadapi kemajuan yang ada, persiapan dan pelatihan sejak awal menjadi sesuatu yang tidak bisa diabaikan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kemampuan memahami teknologi saja tidaklah memadai. Selain itu, siswa perlu dibimbing agar bisa menciptakan inovasi baru, memiliki ide-ide yang berguna, dan mengetahui tujuan yang ingin dicapai setelah mereka menyelesaikan pendidikan mereka. Di sisi lain, pelatihan ini juga bertujuan untuk melindungi dan membimbing mereka agar dapat memilah informasi serta menghindari dampak negatif yang sering muncul di dunia maya.

“Ketika mereka lulus, mereka harus memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin dilakukan dan mampu mengembangkan pemikiran yang bermanfaat. Selain itu, penting untuk menanamkan kemampuan dalam memilah informasi baik dan buruk dari media sosial agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka,” tambahnya.

Lebih jauh, Khairil mengungkapkan bahwa meskipun banyak tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi, sebetulnya ada banyak peluang yang bisa dikembangkan, terutama di bidang ekonomi dan kemandirian. Ia ingin menanamkan mindset bahwa dengan pendekatan dan penggunaan yang tepat, hal-hal sederhana pun bisa memberikan manfaat dan nilai yang besar.

“Apabila dimanfaatkan dengan benar dan penuh tanggung jawab, peluang untuk bertumbuh dan mencapai keberhasilan sangat terbuka lebar. Itulah nilai inti yang ingin kami ajarkan dan sebarkan kepada mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menyoroti pentingnya kemampuan untuk memahami, mengelola, dan memanfaatkan informasi bagi seluruh siswa. Hal ini menjadi perhatian khusus, terlebih dalam konteks pembahasan dan perubahan aturan mengenai penggunaan media sosial yang sedang dikaji di tingkat nasional.

Kami berharap setelah melaksanakan serangkaian kegiatan ini, siswa akan semakin mengerti dan cakap dalam menggunakan serta mengelola informasi, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dan pengembangan lingkungan sekolah mereka masing-masing. Terlebih dengan kemungkinan adanya kebijakan dan batasan akses di masa mendatang, pengetahuan dan keterampilan mereka menjadi sangat penting, ungkapnya.

Dia juga mengingatkan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak hanya berhenti pada diri peserta. Sebaliknya, mereka diharapkan dapat meneruskan pemahaman yang mereka miliki kepada teman-teman dan lingkungan sekolah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang dan menjangkau area yang lebih luas.

Ketua LEKAD Bengkulu, Anugerah Wahyu, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan serta perhatian dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam pelaksanaan program ini. Dia mengatakan bahwa acara ini tidak hanya berlangsung di ibu kota provinsi, tetapi juga akan dikembangkan dan diadakan di daerah-daerah lain untuk mewujudkan pemerataan pengetahuan.

“Kedepannya, program serupa akan kami teruskan dan realisasikan. Saat ini terdapat lima kabupaten yang akan menjadi target, dan kami akan mengunjungi serta menyelenggarakan kegiatan di wilayah tersebut secara bertahap,” jelasnya.

Selain itu, lembaganya sedang merencanakan langkah selanjutnya berupa pengumpulan data dan pemetaan sekolah-sekolah yang aktif serta berprestasi dalam pengelolaan informasi dan media. Langkah ini juga disertai dengan rencana untuk memberikan penghargaan kepada sekolah atau kelompok yang menunjukkan kinerja dan hasil yang baik, sebagai bentuk dorongan dan motivasi agar semakin banyak pihak yang berpartisipasi dan berperan aktif.

Melalui berbagai upaya dan kegiatan yang dilaksanakan, diharapkan peserta didik di Bengkulu tidak hanya menjadi pemanfaat fasilitas dan kemajuan teknologi, tetapi juga dapat tumbuh menjadi individu yang menciptakan karya, mengembangkan ide-ide baru, serta menjadi pemimpin masa depan yang siap bersaing, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.