KLIKINFOBERITA.COM,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, mendesak pemerintah daerah untuk segera menempatkan perbaikan jalan menuju Sekolah Dasar Negeri 9 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 25 yang terletak di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, sebagai agenda utama pembangunan.
Seruan ini disampaikannya setelah melihat langsung kondisi jalan yang rusak berat, yang kini dinilai telah mengganggu kelancaran proses belajar mengajar. Setiap harinya, jalur tersebut menjadi tempat perjalanan ratusan siswa, sehingga kerusakan yang ada sangat mempersulit dan bahkan membahayakan perjalanan mereka menuju dan pulang dari sekolah.
Meskipun panjang bagian jalan yang rusak hanya sekitar 500 meter, namun keberadaannya memiliki peran yang sangat penting karena merupakan satu-satunya jalur akses utama yang dapat dilalui.
“Jaraknya memang tidak jauh, namun dampak yang ditimbulkannya sangat besar bagi dunia pendidikan. Oleh sebab itu, urusan ini wajib kita utamakan, demi kenyamanan dan keselamatan anak-anak kita yang sedang menempuh pendidikan,” tegas Fepi.
Ia juga meminta kepada Bupati Bengkulu Tengah agar usulan ini dapat diwujudkan, meskipun saat ini pemerintah daerah dihadapkan pada situasi keterbatasan dana dan kebijakan efisiensi pengeluaran keuangan daerah. Baginya, bidang pendidikan tidak boleh terabaikan dalam keadaan apa pun, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pendukungnya.
“Efisiensi anggaran tidak berarti kita melupakan hal-hal yang bersifat mendasar dan berdampak jangka panjang. Kami berharap Bupati dapat mengupayakan jalan keluar agar perbaikan di Desa Sukarami ini segera dilaksanakan,” tambahnya.
Sebelumnya, kondisi jalan tersebut telah lama dikeluhkan oleh warga sekitar, pendidik, maupun siswa sendiri. Saat musim hujan tiba, permukaan jalan menjadi berlumpur, licin, dan sulit dilalui; sedangkan saat cuaca cerah, debu yang beterbangan pun mengganggu perjalanan dan kesehatan. Keadaan ini membuat waktu tempuh menjadi lebih lama dan risiko terjadinya kecelakaan pun semakin tinggi.
Pihak DPRD berharap perhatian dan langkah nyata dari pemerintah daerah segera diberikan. Dengan terwujudnya jalan yang layak dan aman, diharapkan aktivitas belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar, semangat belajar siswa semakin meningkat, serta tenaga pendidik dapat melaksanakan tugasnya dengan tenang dan nyaman.








