Nasehat Buat Ibu Muda Yang Lagi Menyusui: Semakin Sering Memberikan ASI, Semakin Lancar Produksinya

oleh -26 Dilihat
oleh
Semakin sering bayi menyusu, semakin lancar produksi ASI. Percaya tubuhmu, beri ASI eksklusif dan dukungan keluarga agar ASI cukup, sehat, dan penuh kasih untuk si kecil.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Menyusui adalah momen berharga sekaligus tantangan bagi ibu baru. Tidak jarang muncul kekhawatiran tentang kecukupan ASI untuk buah hati. Namun, para ahli menyatakan bahwa kunci kelancaran produksi ASI justru terletak pada frekuensi pemberian ASI itu sendiri.

“Payudara bekerja berdasarkan prinsip supply and demand. Semakin sering dikosongkan, semakin banyak ASI yang diproduksi,” jelas dr. Sarah Meilani, Sp.A, praktisi kesehatan ibu dan anak.

Saat bayi menyusu dan mengosongkan payudara, tubuh menerima sinyal: “ASI habis, segera buat yang baru!” Proses ini memicu hormon prolaktin dan oksitosin untuk bekerja memproduksi dan mengalirkan ASI.

“Semakin sering sinyal ini diterima, semakin cepat dan banyak tubuh memproduksi ASI baru. Sebaliknya, jika jarang disusui atau sering diganti susu formula, tubuh mengira ASI tidak dibutuhkan, sehingga produksinya menyusut,” tambahnya.

Memberikan ASI secara eksklusif tanpa tambahan apa pun memiliki tiga manfaat utama:

1. Menjaga sinyal tetap aktif – Bayi akan menyusu lebih sering, memberi tahu tubuh ibu untuk terus memproduksi ASI tanpa henti.

2. Mencegah saluran tersumbat – ASI yang sering dikeluarkan mencegah penyumbatan saluran susu yang bisa menyebabkan nyeri dan mengganggu produksi.

3. Meningkatkan kualitas ASI – Kandungan ASI menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Semakin sering menyusui, semakin sempurna perlindungan yang diberikan.

Beberapa kebiasaan justru dapat menghambat kelancaran ASI:

· Memberikan susu formula atau madu yang membuat bayi kenyang lebih lama, sehingga frekuensi menyusu berkurang

· Membatasi jam menyusu yang menahan bayi sesuai jadwal tertentu

· Rasa ragu dan kekhawatiran berlebihan yang memengaruhi hormon pengeluaran ASI

“ASI tidak ditimbun, tapi diproduksi saat bayi menyusu. Semakin sering dan kuat hisapan bayi, semakin deras aliran ASI yang keluar,” pungkas dr. Sarah.

Para ibu muda diharapkan percaya pada kemampuan tubuh mereka dan rutin menyusui tanpa henti. Dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan juga sangat penting untuk keberhasilan menyusui eksklusif selama enam bulan pertama

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.