KLIKINFOBERITA.COM,- Estafet kepemimpinan di lingkungan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu resmi bergulir. Pelantikan Pengurus Komisariat dan Pengurus Rayon periode baru digelar dengan khidmat di Pendopo Balai Kota Merah Putih Bengkulu, Selasa (21/07/2026). Acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, perwakilan organisasi kemahasiswaan, serta tokoh masyarakat setempat.
Pemerintah Kota Bengkulu turut memberikan perhatian serius terhadap agenda kaderisasi ini. Walikota Bengkulu yang berhalangan hadir menugaskan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Alex Periansyah, untuk mewakili sekaligus menyampaikan arahan strategis. Kehadiran Alex disambut antusias oleh para kader PMII yang memadati ruang utama pendopo.
Dalam sambutannya, Alex Periansyah menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi PMII dalam melahirkan kader-kader unggul. Ia menilai organisasi yang telah berdiri puluhan tahun ini bukan sekadar wadah aktivitas mahasiswa, melainkan pabrik kepemimpinan yang telah terbukti menyumbangkan banyak tokoh nasional dan lokal. “PMII adalah salah satu organisasi kemahasiswaan terbesar yang tidak pernah kehilangan relevansi. Saya melihat semangat kebersamaan dan keberanian intelektual masih sangat terawat di tubuh PMII UINFAS,” ujar Alex di hadapan puluhan pengurus baru.
Lebih dari sekadar seremoni, Alex menekankan tiga misi pokok yang harus diemban oleh kepengurusan baru. Pertama, Mahasiswa Islam harus menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah, khususnya program-program yang menyentuh kepentingan rakyat kecil. Kedua, PMII dituntut untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui kegiatan riset, pengabdian masyarakat, dan advokasi kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial. Ketiga, di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompleks, PMII harus mampu menjaga persatuan dan toleransi antarumat beragama, serta menjadi perekat sosial di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.
“Kota Bengkulu membutuhkan mahasiswa yang kritis namun tetap solutif, yang berani menyuarakan kebenaran tapi juga mampu duduk bersama dalam musyawarah. Saya yakin PMII bisa memainkan peran itu,” tegas Alex.
Prosesi pelantikan berlangsung lancar dan penuh makna. Diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru oleh Sekretaris PMII UINFAS, dilanjutkan dengan pengucapan janji anggota secara serentak yang diikuti oleh seluruh pengurus komisariat dan rayon. Momen puncak adalah serah terima pataka organisasi secara simbolis dari ketua lama kepada ketua baru, disaksikan oleh para sesepuh PMII dan dosen pembina. Suasana haru dan semangat mewarnai prosesi tersebut, diselingi dengan sambutan dari perwakilan organisasi eksternal yang memberikan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PMII UINFAS Bengkulu terpilih menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi baru di bidang ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren. Ia juga berjanji akan memperkuat sinergi dengan pemerintah kota dan berbagai elemen masyarakat agar peran PMII semakin dirasakan dampaknya.
Acara resmi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama setempat. Seluruh peserta tampak kompak mengangkat tangan, memohon kelancaran dan keberkahan bagi perjalanan organisasi ke depan. Pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi PMII UINFAS Bengkulu untuk semakin produktif, inovatif, dan tetap menjadi rumah besar bagi pergerakan mahasiswa Islam yang berakhlak dan berwawasan kebangsaan.
Dengan semangat baru dan pengurus baru, PMII UINFAS Bengkulu optimis dapat menjadi motor penggerak perubahan positif, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga bagi kemajuan Kota Bengkulu secara keseluruhan.







