KSP Evaluasi Program Koperasi Desa Merah Putih: Target Dikebut untuk Penguatan Ekonomi Lokal

oleh -20 Dilihat
oleh
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dan Menteri Koperasi Ferry J. Juliantono memimpin rapat koordinasi KDKMP di Bina Graha, mematangkan strategi percepatan penguatan koperasi desa.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Kantor Staf Presiden (KSP) menggelar rapat koordinasi intensif untuk memantau dan mengevaluasi capaian Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Rapat dipimpin Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, bersama Menteri Koperasi dan UKM, Dr. Ferry Joko Juliantono, di Ruang Rapat Utama Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (26/6).

Dalam pengarahan, Dudung menegaskan pentingnya percepatan implementasi program untuk menjangkau kelompok masyarakat paling terdampak ekonomi. “KDKMP harus jadi motor penggerak ekonomi desa; program ini bukan sekadar simbol, melainkan alat nyata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan,” kata Dudung. Ia meminta semua pihak mempercepat penyelesaian hambatan administratif dan teknis agar manfaat program segera terasa di tingkat lokal.

KSP bertanggung jawab memastikan setiap program prioritas Presiden berjalan tepat sasaran, sesuai target, dan memberi manfaat nyata. Untuk itu, rapat membahas hambatan yang ditemukan di lapangan—mulai tata kelola koperasi yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, hingga akses permodalan dan pemasaran produk lokal. Peserta rapat melibatkan perwakilan kementerian, lembaga terkait, serta stakeholder daerah.

Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, mengatakan pemerataan pembinaan dan fasilitasi modal menjadi fokus utama kementeriannya. “Kami menyiapkan paket pendampingan teknis, pelatihan manajemen koperasi, dan skema pembiayaan mikro yang lebih mudah diakses. Target kami jelas: koperasi di desa harus berdaya dan mandiri,” ujarnya.

Rapat juga menekankan pentingnya integrasi KDKMP dengan program pemulihan ekonomi lokal dan ketahanan pangan. Model bisnis koperasi diarahkan agar mampu menyerap produksi pertanian skala kecil, membuka akses pasar lewat digitalisasi, dan mendorong nilai tambah produk lokal. Beberapa daerah pilot dilaporkan menunjukkan peningkatan partisipasi anggota dan stabilitas arus kas setelah mendapat pendampingan intensif.

KSP menginstruksikan pembentukan tim percepatan yang akan melakukan kunjungan evaluasi ke wilayah-wilayah prioritas serta menyusun mekanisme tindak lanjut berbasis temuan lapangan. Tim ini bertugas mempercepat perbaikan kebijakan teknis, memfasilitasi permodalan, dan mengawasi capaian indikator performa program.

Dengan langkah koordinatif tersebut, KSP optimistis KDKMP dapat memenuhi target Presiden dalam waktu dekat serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa dan kelurahan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.