KLIKINFOBERITA.COM,– Musyawarah Besar (Mubes) II Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya berlangsung khidmat di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026). Forum strategis ini menjadi tonggak penting bagi organisasi yang selama ini konsisten memperjuangkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Mengusung tema kebersamaan dan semangat musyawarah, Mubes II dihadiri oleh seluruh perwakilan provinsi yang tergabung dalam lingkup Srikandi TP Sriwijaya, yakni Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung. Suasana kekeluargaan sangat terasa sepanjang agenda, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama hingga perumusan program kerja baru yang lebih inovatif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Puncak acara sekaligus momen yang paling dinantikan adalah proses pemilihan Ketua Umum TP Sriwijaya periode 2026-2031. Melalui mekanisme musyawarah yang berlangsung demokratis dan penuh kebijaksanaan, seluruh peserta sepakat menunjuk Sultan Baktiar Najamudin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD RI, sebagai Ketua Umum secara aklamasi. Keputusan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dan rasa syukur oleh seluruh kader yang hadir.
Dalam pidato perdananya, Sultan menyampaikan komitmennya untuk membawa TP Sriwijaya semakin kokoh dan bermanfaat luas bagi masyarakat. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim saya terima amanah ini. Mari kita jaga kekompakan dan soliditas organisasi agar TP Sriwijaya bisa lebih berdampak, menjadi kebanggaan masyarakat Sumbagsel, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan program-program yang konkret dan membumi,” ujarnya dengan penuh semangat.
Menanggapi kepemimpinan baru ini, Ketua Srikandi TP Sriwijaya Bengkulu, Destita Khairilisani, menyampaikan optimismenya. Ia berharap sinergi antara Srikandi dan kepengurusan pusat dapat semakin erat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan peran organisasi di sektor sosial dan budaya.
Mubes II ini tidak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga ruang bagi Srikandi TP Sriwijaya untuk melahirkan gagasan-gagasan segar. Semua pihak optimistis bahwa setiap keputusan yang dihasilkan akan menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah yang berintegritas, inspiratif, dan terus berpihak pada kepentingan masyarakat.
Srikandi Tenaga Pembangunan Sriwijaya pun menegaskan jati dirinya: “Cindo nian, Pacak galo, Iyo nian” sebuah semangat yang berarti tetap bersatu, mampu segalanya, dan penuh kebenaran dalam setiap langkah pengabdian.







