Kopassus Batalyon 13 Melaksanakan Latihan Perdana di Bengkulu, Menekankan Kesiapan Tempur dan Kerja Sama Lokal

oleh -13 Dilihat
oleh
Kopassus Batalyon 13 berlatih taktis di hutan Bengkulu, melakukan penerjunan dan simulasi pembebasan sandera. Latihan menunjukkan kesiapan, adaptasi medan, dan sinergi TNI–Pemprov untuk keselamatan warga.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pilihannya jatuh pada Provinsi Bengkulu sebagai tempat latihan pertama Batalyon 13 Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Persiapan akhir untuk latihan ini dibahas dalam sebuah pertemuan koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Kantor Gubernur pada hari Rabu (17/6).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II ini dihadiri oleh Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar; Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Letnan Kolonel Gerry Heikal Cholid; Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto; serta kepala OPD terkait, perwakilan TNI, Polri, dan Basarnas.

Letkol Gerry Heikal Cholid, selaku Komandan Batalyon 13 Grup 1, menerangkan bahwa tujuan dari latihan ini adalah untuk menguji ketangkasan tempur, keterampilan bertahan hidup di alam liar, dan adaptasi personel terhadap berbagai kondisi lapangan. “Latihan ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan tempur, survival, dan penyesuaian medan bagi prajurit. Alam Bengkulu sangat mendukung untuk pelaksanaan latihan yang membutuhkan keterampilan taktis dan daya tahan personel,” ungkap Gerry.

Rencana pelaksanaan latihan dijadwalkan dimulai pada 22 Juni dengan penerjunan taktis di sekitar Danau Dendam Tak Sudah. Kemudian pada 25 Juni, akan dilaksanakan simulasi operasi khusus untuk pembebasan sandera di lingkungan Kantor Gubernur. Simulasi ini akan melibatkan kendaraan taktis, helikopter, penembak jitu, pasukan khusus, serta penerjun payung.

Kegiatan ini juga akan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran. Penyelenggara memperkirakan sekitar 90 anggota Kopassus Grup 1 akan berpartisipasi. Beberapa pejabat tinggi, termasuk Panglima TNI, Gubernur Bengkulu, Komandan Korem, dan Kapolda Bengkulu, direncanakan akan hadir. Masyarakat yang berminat untuk menyaksikan juga diizinkan datang dengan tetap memperhatikan protokol keamanan.

Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyatakan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh untuk kelancaran latihan ini. “Pemprov siap membantu dan memfasilitasi kebutuhan teknis serta koordinasi antarinstansi. Kami ingin latihan ini berlangsung aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” jelas Khairil.

Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto, berpendapat bahwa latihan ini akan memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan unsur-unsur pertahanan serta penegak hukum. “Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas militer, tetapi juga sebagai sarana belajar mengenai koordinasi penanganan situasi darurat,” ucap Herimanto.

Pemerintah bersama TNI juga menyatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi bahan dokumentasi dan video profil mengenai kemampuan prajurit serta potensi alam Bengkulu. Penyelenggara menegaskan bahwa keselamatan, pengamanan, dan komunikasi publik akan menjadi fokus utama selama latihan berlangsung.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.