KLIKINFOBERITA.COM,– Suasana Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Santika Hotel, Kota Medan, semakin semarak dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi, Rabu (1/7/2026). Pameran yang digelar sebagai rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini diikuti oleh 98 pemerintah kota se-Indonesia.

Mengenakan pakaian khas berwarna cerah, Ny. Dian tampak antusias menyusuri setiap stan pameran. Ia menyapa ramah para penjaga stan, mencermati beragam produk unggulan, serta berdialog dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memamerkan karya terbaiknya. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan promosi potensi daerah.
Didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu Nurlia Dewi, Kepala Dinas Pariwisata Nina Nurdin, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Nelawati, Ny. Dian juga menyempatkan diri membeli sejumlah produk UMKM dari berbagai daerah. Tindakan simbolis ini menjadi pesan kuat bahwa keberpihakan terhadap pelaku usaha lokal harus diwujudkan dalam aksi nyata, tidak hanya sekadar wacana.
Momen paling meriah terjadi saat rombongan tiba di stan Pemerintah Kota Bengkulu. Sambutan merdu dari lantunan Mars Kota Bengkulu menggema di area pameran. Tanpa ragu, Ny. Dian ikut bernyanyi bersama para petugas stan, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Aksi spontan ini sontak menarik perhatian pengunjung dari berbagai kota, yang kemudian berduyun-duyun mendekat, berfoto, dan mengabadikan momen langka tersebut.
Stan Pemerintah Kota Bengkulu sendiri dikelola secara kolaboratif oleh tiga perangkat daerah: Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pariwisata. Konsep stan yang dikemas modern namun tetap mengusung kearifan lokal berhasil memikat pengunjung. Mulai dari produk kerajinan tangan, kuliner khas, hingga informasi destinasi wisata dan situs sejarah seperti Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno, semuanya tersaji apik.
“Kegiatan seperti ini menjadi peluang emas untuk mengenalkan produk UMKM Kota Bengkulu ke pasar nasional. Potensi wisata, sejarah, dan budaya kita sangat kaya dan layak mendapatkan perhatian lebih luas. Kami berkomitmen mendorong pelaku usaha agar semakin percaya diri menembus pasar yang lebih besar,” ujar Ny. Dian dengan penuh semangat.
Sepanjang hari, stan Kota Bengkulu tak pernah sepi. Pengunjung terlihat antusias membeli produk, bertanya detail mengenai ragam kerajinan, hingga menggali informasi tentang paket wisata sejarah yang ditawarkan. Beberapa pengunjung bahkan mengaku baru pertama kali mengetahui kekayaan budaya Bengkulu dan berencana menjadikannya destinasi liburan berikutnya.
Keikutsertaan Pemerintah Kota Bengkulu di ICE 2026 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga memperkuat citra Bengkulu sebagai kota yang kaya sejarah, budaya, dan potensi pariwisata. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, optimisme membawa Bengkulu ke panggung nasional semakin terbuka lebar.









