KLIKINFOBERITA.COM,- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, memberikan penjelasan terkait kunjungan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk memonitor proyek strategis pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat (Labkesmas) di Benteng.
Menurut Barti, tim KPK yang melakukan monitoring merupakan bagian dari koordinator pembinaan dan pencegahan korupsi yang mengambil sampel proyek strategis di wilayah ini. Salah satu fokus utama mereka adalah pembangunan Labkesmas yang berlokasi di belakang kantor Bupati Benteng.
“Berdasarkan pengawasan dari minggu pertama hingga ke-17, progres pembangunan memang masih di bawah target, yaitu hanya sekitar 2%, padahal batas minimal seharusnya tidak di bawah 10%. Namun kami optimis bahwa pada pekan ke-20 progres akan menunjukkan peningkatan signifikan dan sesuai target,” jelas Barti Hasibuan.
Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya terdapat kendala keterlambatan material yang sempat memperlambat pengerjaan, namun saat ini kondisi material dan tenaga kerja sudah terpenuhi dengan baik. Progres fisik pembangunan hingga saat ini telah mencapai 50,9% dengan batas waktu penyelesaian kontrak pada 28 Desember 2025.
Sebelum nya Senen (3/10/2025)Ketua Tim Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK RI, Udin Jaharudin, monitoring, pengawasan proyek strategis seperti pembangunan Labkesmas dan Masjid Agung di Bengkulu Tengah bertujuan untuk memastikan tata kelola pengadaan barang dan jasa berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Ia menekankan pentingnya komitmen, tanggung jawab, dan profesionalisme dari semua pihak.
“Karena pembangunan fasilitas ini untuk kepentingan masyarakat, kami berharap tidak ada praktik korupsi, gratifikasi, atau kualitas bangunan yang buruk,” tegas Udin.
Pembangunan Labkesmas Bengkulu Tengah menelan anggaran sekitar Rp 12 miliar dengan desain bangunan dua lantai seluas 800 meter persegi. Proyek ini direncanakan selesai dalam 180 hari kerja, yaitu Desember 2025. Dengan pengawasan ketat dari KPK dan Dinas Kesehatan, masyarakat dapat berharap fasilitas kesehatan yang berkualitas segera terwujud.









