Dharma Wanita Seluma Gelar Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar, Dorong “Keluarga Siaga”

oleh -49 Dilihat
oleh
DWP Kabupaten Seluma menggelar Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar 2026. Anggota mengikuti praktik CPR dan cek kesehatan gratis, memperkuat kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi keadaan darurat.-Foto: Hery/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Seluma menggelar Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kemampuan pertolongan pertama di tingkat keluarga. Kegiatan bertema “Keluarga Siaga: Menghadirkan Penolong Pertama di Setiap Rumah” dibuka Wakil Ketua III DWP Kabupaten Seluma, Ny. Resi Marhakidinata, di Gedung DWP Kabupaten Seluma, Kamis (27/8/2026).

Panitia pelaksana, yang diketuai Ny. Netti Lindawati, menyatakan kegiatan merupakan bagian dari program rutin bulanan DWP. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Kesbangpol, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, RSUD Tais, serta Kecamatan Lubuk Sandi.

“Peserta sosialisasi berasal dari anggota Dharma Wanita OPD, badan, kantor, serta perwakilan Dharma Wanita kecamatan dan kelurahan se-Kabupaten Seluma,” kata Netti saat melaporkan kegiatan.

Narasumber utama berasal dari tim medis RSUD Tais, yaitu Supriadi, S.Kep., Ners., dan Wahyudi, S.Kep., Ners. Mereka menyampaikan materi mengenai prosedur penanganan kegawatdaruratan, teknik kompresi dada, pemberian napas bantuan, serta langkah awal saat kejadian kecelakaan atau serangan jantung. Selain pemaparan teori, peserta diberi kesempatan praktik langsung di bawah bimbingan para perawat.

Kegiatan juga dilengkapi layanan Cek Kesehatan Gratis yang difasilitasi Puskesmas Kota Tais. Kepala Puskesmas Tais, Kartini, mengoordinir pemeriksaan gula darah serta konsultasi kesehatan bagi peserta sebagai upaya deteksi dini kondisi komorbid yang meningkatkan risiko kegawatdaruratan.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua III DWP, Ny. Resi Marhakidinata, menekankan peran strategis DWP dalam meningkatkan kualitas keluarga. Ia berharap peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh serta menyebarluaskannya di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Jadikan setiap rumah sebagai rumah yang siaga. Setiap anggota keluarga diharapkan memiliki keberanian dan pengetahuan untuk memberikan pertolongan pertama saat dibutuhkan,” ujarnya.

Resi juga mendorong peserta aktif bertanya dan memanfaatkan sesi praktik. Ia menutup sambutan dengan harapan kegiatan BHD 2026 memberi manfaat nyata dan memperkuat ketangguhan keluarga Kabupaten Seluma dalam menghadapi keadaan darurat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.