KLIKINFOBERITA.COM,-Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus berusaha untuk mengoptimalkan potensi wisata sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah menyelenggarakan pertemuan koordinasi strategis di Ruang Rapat Bupati, pada hari Selasa (05/05/2026).
Pertemuan yang dipimpin oleh Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Dr. Apileslipi serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Rachmat menekankan betapa pentingnya aspek legal dan kepastian hukum sebagai dasar utama dalam pembangunan. Ia menyatakan bahwa sebelum melaksanakan pengembangan atau menjalin kemitraan investasi, status kepemilikan lahan serta aset wisata perlu dicatat dengan jelas dan akurat.
“Kami ingin semua potensi wisata alam, budaya, dan lainnya terdokumentasi dengan baik. Namun, langkah yang paling vital saat ini adalah memastikan kejelasan status aset tersebut. Dengan legalitas yang kuat, pemerintah dapat merancang strategi pengembangan yang terarah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan,” kata Bupati.
Rachmat memberikan contoh beberapa lokasi strategis yang harus segera diteliti status lahannya, seperti Bukit Kandis, Gunung Bungkuk, dan Sungai Suci. Ia menjelaskan bahwa setelah status aset terjamin, akan dibentuk tim khusus untuk memverifikasi legalitas sebelum melanjutkan ke tahap perencanaan pembangunan oleh Dinas Pariwisata.
“Pariwisata bukan hanya sekadar menghasilkan pendapatan, tetapi juga menunjang identitas daerah. Kami ingin Bengkulu Tengah memiliki destinasi unggulan yang dikenal luas dan mampu menarik perhatian para wisatawan,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata, Eka Nurmeini menguraikan berbagai kekayaan alam dan budaya yang ada. Destinasi unggulan mencakup keindahan alam seperti Rafflesia Arnoldii, Pantai Danau Gedang, Taman Hutan Raya Rajo Lelo, serta wisata desa dan budaya di Desa Rindu Hati dan Desa Penembang.
Selain alam, potensi kuliner juga menjadi fokus, seperti ikan tempoyak dan ikan kelapa yang dimasak dalam bambu. Sedangkan di bidang ekonomi kreatif, terdapat Batik Sungai Lemau dan produk unggulan pertanian seperti jeruk kalamansi.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata secara terencana, profesional, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan daerah.









