30 Klub Ikuti Bengkulu Swimming Championship, Empat Klub dari Luar Provinsi

oleh -11 Dilihat
oleh
Atlit bersaing di lintasan Kolam Gelora Merah Putih saat Bengkulu Swimming Championship ke-3. Kejuaraan dua hari ini diikuti 728 peserta, mencari bibit menuju Porprov dan PON 2028.-Foto:s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Sebanyak 728 atlet dari 30 klub dan perkumpulan ambil bagian pada Bengkulu Swimming Championship (BSC) ke-3 Tahun 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Gelora Merah Putih, Sabtu–Minggu (29–30/8). Kejuaraan dua hari ini memperbutkan Piala Bergilir Wali Kota Bengkulu dan menjadi arena seleksi sekaligus pembinaan menuju Porprov dan PON 2028.

BSC #3 resmi dibuka secara simbolis oleh Pemerintah Kota Bengkulu yang diwakili Asisten I Setda Kota Bengkulu, Alex Periansyah, Sabtu (29/8). Dalam sambutannya, Alex menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung perkembangan olahraga, tidak hanya cabang renang tetapi seluruh cabang yang berada di bawah binaan KONI Kota Bengkulu.

“Kami Pemerintah Kota selalu siap mendukung kegiatan seperti ini. Bukan hanya renang, tetapi seluruh cabang olahraga di bawah lingkup KONI Kota Bengkulu,” ujar Alex. Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi sumber lahirnya bibit atlet unggul yang kelak mengharumkan nama daerah di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Alex menambahkan bahwa kegiatan seperti BSC juga berperan dalam proses pembinaan berkelanjutan menjelang agenda olahraga besar, termasuk Porwil dan PON 2028. Ia mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai gaya hidup untuk membentuk generasi sehat, kuat, berkarakter, dan berprestasi. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bengkulu Swimming Championship ke-3 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tandasnya.

Ketua Panitia BSC #3, Yayat Wahyu, menyampaikan bahwa peserta datang dari 30 klub, termasuk lima klub undangan dari luar Provinsi Bengkulu: Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Pagar Alam (Sumatera Selatan). Dari total 728 atlet, 414 adalah putra dan 314 putri. Pelaksanaan lomba didukung oleh 58 wasit/juri dan 25 panitia pelaksana.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta luar daerah yang hadir. Terima kasih kepada semua pihak pendukung, mulai Akuatik Indonesia Kota Bengkulu, Pemerintah Kota, KONI, sponsor, perangkat pertandingan, tim medis, aparat keamanan, hingga panitia,” kata Yayat. Ia juga mengakui masih ada kekurangan teknis dan layanan selama pertandingan, sehingga membuka diri terhadap kritik dan saran untuk perbaikan pada penyelenggaraan berikutnya.

BSC #3 tidak hanya berfungsi sebagai ajang perebutan piala, tetapi juga sebagai titik pantau bagi pengurus KONI Kota Bengkulu. Ketua KONI Kota Bengkulu, Venty Kusumawardani, mengatakan kejuaraan ini menjadi salah satu tolok ukur kemampuan atlet yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bengkulu.

“Semoga anak-anak yang ikut lomba nanti di Porprov mendapat medali emas. Kalau bisa, kita targetkan juara umum untuk Kota Bengkulu,” ujar Venty. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik material maupun nonmaterial, untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet akuatik.

KONI Provinsi Siapkan Program Pembinaan

Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Provinsi Bengkulu, Aswandi, mengingatkan bahwa prestasi memerlukan proses panjang dan kerja sama semua pihak. KONI Provinsi telah menyiapkan anggaran dan program pembinaan bagi atlet berprestasi, termasuk di cabang renang.

Beberapa nama atlet yang sudah masuk program pembinaan provinsi antara lain Princess Aglo Hutabarat (Tirta Cempaka), Muhammad Bintang Pamungkas Efendi (18 Swimming School), serta Rois Java Naraya yang menjadi prioritas emas menuju PON 2028. Princess tercatat pernah meraih medali perunggu pada O2SN tingkat nasional.

Aswandi menegaskan mekanisme pembinaan berjalan berdasarkan prestasi melalui promosi dan degradasi. “Siapa yang menunjukkan perkembangan dan prestasi, berpeluang masuk program pembinaan,” ujarnya, seraya meminta atlet mempersiapkan diri menghadapi Porprov yang dijadwalkan 1–5 Desember 2026, serta rangkaian kompetisi lanjutan seperti Pra-PON, Porwil, dan Kejuaraan Nasional.

Bengkulu Swimming Championship #3 resmi ditutup Minggu (30/8) dan dinilai menjadi salah satu wadah penting dalam pencarian bibit atlet renang serta penguatan pembinaan menuju kompetisi tingkat daerah hingga nasional.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.