Wabup Memimpin Koordinasi BERSERI: Utamakan Transparansi, Stunting, dan Modal Usaha Kecil

oleh -16 Dilihat
oleh

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengukuhkan komitmennya dalam mengatasi kemiskinan dan masalah sosial melalui inisiatif BERSERI (Bersedekah Seribu Sehari). Program ini dirancang untuk mendorong semangat gotong royong di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat, serta sekarang diperkuat lewat upaya koordinasi untuk meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran.

Wakil Bupati Bengkulu Utara, H. Sumarno, S. Pd. , memimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program BERSERI yang berlangsung di Ruang Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bengkulu Utara pada Kamis (18/6/2026). Rapat ini dihadiri oleh para asisten, wakil organisasi perangkat daerah (OPD), serta pengurus program BERSERI.

Dalam arahannya, Sumarno menegaskan bahwa BERSERI merupakan lebih dari sekadar aksi pengumpulan dana, tetapi merupakan alat strategis untuk memperkuat solidaritas sosial. “Gerakan seribu rupiah setiap hari ini jika dikelola dengan konsisten dan transparan, akan menjadi kekuatan besar untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Ia juga mencatat beberapa prioritas dalam penyaluran bantuan, termasuk program penanganan stunting, bantuan untuk kaum dhuafa, dan modal untuk usaha mikro.

Sumarno menambahkan bahwa pengelolaan dana BERSERI harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia mengingatkan setiap OPD dan pengurus agar menyusun mekanisme pelaporan secara berkala, menciptakan daftar penerima yang jelas, serta melakukan audit internal untuk mencegah penyalahgunaan. “Data penerima harus terverifikasi, manfaatnya terukur, dan hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” jelasnya.

Selain penekanan pada pengelolaan dana, rapat juga membahas strategi sosialisasi guna meningkatkan partisipasi ASN dan masyarakat. Pengurus diminta untuk merancang kampanye komunikatif melalui fasilitas kantor, media lokal, dan jaringan komunitas. Rapat juga menugaskan tim untuk menyusun pedoman teknis untuk penyaluran dan jadwal pelaksanaan yang realistis.

Dengan pendekatan koordinatif ini, Pemkab Bengkulu Utara berharap Program BERSERI dapat berkembang menjadi model bantuan sosial yang berkelanjutan, yang tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi penerima, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tingkat komunitas. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan partisipasi dan hasil program dalam beberapa bulan mendatang.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.