Transformasi Ekonomi Kerakyatan: Pemkot Bengkulu Bagikan Ribuan Bibit Unggul Sesuai Karakteristik Wilayah

oleh -34 Dilihat
oleh
Ilustrasi kedepan: Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mematangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis potensi wilayah. Sebanyak 67 kelurahan kini dipetakan untuk mengembangkan komoditas unggulan guna menciptakan kemandirian ekonomi dan penghijauan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kota Bengkulu kini tengah menginisiasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat berskala massal yang berbasis pada keunggulan serta karakteristik geografis di setiap wilayah. Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan bahwa program bantuan pemerintah tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial pembagian bibit, melainkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang berkelanjutan bagi warga di 67 kelurahan.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa tahapan pemetaan atau *positioning* wilayah menjadi kunci utama sebelum bantuan didistribusikan. Pemerintah ingin memastikan setiap jenis tanaman yang diberikan memiliki tingkat kecocokan yang tinggi dengan unsur hara tanah dan ekosistem lokal setempat. Dengan pendekatan ini, setiap kelurahan diharapkan memiliki ciri khas komoditas buah atau budidaya produktif yang bernilai ekonomi tinggi.

“Cita-cita kita bersama adalah setiap wilayah memiliki identitas ekonomi yang kuat. Sebagai contoh, Kelurahan Kebun Tebeng akan difokuskan pada budidaya ikan lele dan penanaman alpukat. Karakter tanah di sana sangat mendukung pertumbuhan alpukat yang saat ini memiliki nilai ekonomi stabil dan tinggi,” ujar Dedy Wahyudi saat menjelaskan konsep program tersebut, Rabu (23/9/2026).

Dedy menambahkan, pendekatan personal ini akan diterapkan secara merata di seluruh wilayah dengan variasi komoditas yang berbeda. Penentuan jenis tanaman sepenuhnya didasarkan pada analisis mendalam mengenai kondisi geografis, karakter tanah, hingga proyeksi serapan pasar. Sebagai gambaran, Kelurahan Sawah Lebar diproyeksikan menjadi sentra pengembangan tanaman nangka, sementara wilayah Padang Serai diarahkan untuk memproduksi komoditas hortikultura umur pendek seperti melon dan semangka.

Sebagai stimulus awal, Pemerintah Kota Bengkulu dalam waktu dekat akan mendistribusikan ribuan bibit tanaman buah secara gratis kepada masyarakat. Pemerintah berharap warga dapat mengelola dan merawat bantuan tersebut secara komunal agar bertransformasi menjadi aset produktif lingkungan yang bernilai jual.

Dedy optimistis, jika dirawat dengan komitmen tinggi, program ini akan membawa dampak berganda (*multiplier effect*) yang signifikan. Selain berfungsi sebagai upaya penghijauan ruang terbuka hijau kota, hasil panen dari komoditas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara langsung.

“Bayangkan jika ribuan bibit yang kita bagikan dapat tumbuh subur dan berbuah. Selain memperhijau lingkungan, hasilnya tentu dapat mempertebal isi dompet masyarakat. Kami sangat berharap warga dapat merawat bibit ini dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi,” pungkas Dedy.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.