Satreskrim Sidak Pasar Taba Lagan, Pastikan Harga dan Bobot Minyakita-Sembako

oleh -504 Dilihat
oleh
Satreskrim Polres Bengkulu Tengah gelar sidak ketat di Pasar Taba Lagan. Periksa harga dan bobot Minyakita-sembako bersubsidi, pastikan sesuai regulasi. Upaya jaga stabilitas ekonomi dan lindungi hak konsumen.(poto : tim Tipidter polres Bengkulu Tengah)

KLIKINFOBERITA.COM,– Tim Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Satreskrim Polres Bengkulu Tengah kembali memperketat pengawasan distribusi minyak goreng curah bersubsidi merek Minyakita dan sejumlah sembako di wilayah hukumnya. Pada Senin (19/2/2024) pagi, operasi difokuskan di Pasar Taba Lagan, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, untuk memastikan distribusi komoditas vital ini berjalan sesuai regulasi pemerintah.

Dipimpin Kanit Tipidter Ipda Muhammad Hefzan Dwi Sutra, operasi dimulai pukul 09.00 WIB dengan mengecek tiga aspek utama:

Kepatuhan Harga: Memastikan harga eceran tetap pada kisaran Rp16.000–Rp18.000 per liter sesuai Peraturan Menteri Perdagangan.

Kualitas dan Akurasi: Pemeriksaan kemasan berlabel SNI dan keakuratan takaran (1 liter per kemasan).

Stok dan Distribusi: Memantau ketersediaan stok serta alokasi ke pengecer tradisional untuk mencegah kelangkaan.

Hasil inspeksi menunjukkan seluruh distributor di Taba Lagan mematuhi aturan. “Tidak ada indikasi penimbunan, manipulasi harga, atau pengurangan takaran. Stok juga mencukupi untuk distribusi ke tingkat pengecer,” tegas Ipda Hefzan.

Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, S.I.K., menegaskan operasi ini bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan subsidi tepat sasaran. “Minyakita diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kami tak tolerir oknum yang menaikkan harga atau menimbun,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat melaporkan praktik mencurigakan melalui Call Center Polres Bengkulu Tengah atau aplikasi Polri Siaga. “Pelanggaran di tingkat distributor maupun pengecer akan kami proses hukum,” tambahnya.

Neli (43), pedagang di Pasar Taba Lagan, mengapresiasi langkah ini. “Sejak ada operasi rutin, harga stabil dan stok tidak cepat habis. Konsumen juga tak lagi protes soal takaran,” ujarnya.

Ke depan, Tim Tipidter akan memperluas pengawasan ke pengecer tradisional dan daerah terpencil. Enam personel, termasuk Brigpol Rama Mantara dan Brigpol M. Singo Djoyoboyo, telah disiagakan untuk patroli mingguan. “Kami akan sinergikan dengan Dinas Perdagangan dan Bulog untuk pemantauan menyeluruh,” jelas AKBP Totok.

Operasi ini sejalan dengan prinsip SMART Polri (Sinergi, Merakyat, Akuntabel, Responsif, Transparan) untuk memastikan transparansi distribusi komoditas bersubsidi. Dengan langkah ini, Polres Bengkulu Tengah berkomitmen melindungi kebijakan pemerintah dan hak masyarakat mendapatkan minyak goreng terjangkau.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.