Revitalisasi SMPN 19 Bengkulu Dimulai, 192 Siswa Masih Belajar di Kelas Darurat

oleh -72 Dilihat
oleh
Revitalisasi SMPN 19 Kota Bengkulu di Kelurahan Padang Serai, sekaligus menandai dimulainya pembangunan pascakebakaran.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kota Bengkulu mulai merevitalisasi SMP Negeri 19 Kota Bengkulu di Kelurahan Padang Serai, setelah kebakaran menghanguskan sejumlah fasilitas sekolah pada Jumat siang, 24 Juli 2026.

Langkah pemulihan tersebut ditandai dengan rapat koordinasi awal pelaksanaan pekerjaan fisik sekaligus penentuan titik nol pembangunan yang dipimpin Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kamis (10/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sebelumnya menghanguskan tujuh ruang kelas dan satu unit gudang. Peristiwa itu berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar karena sejumlah ruang utama tidak lagi dapat digunakan.

Sebagai solusi sementara, sebanyak 192 siswa SMPN 19 Kota Bengkulu mengikuti pembelajaran di ruang kelas darurat. Pemerintah bersama sejumlah pihak juga berupaya memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung selama pembangunan fasilitas permanen dilaksanakan.�

Dalam kegiatan koordinasi tersebut, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pembangunan kembali SMPN 19 harus dilaksanakan secara cermat, transparan, dan mengutamakan kualitas. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga komunikasi serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Pembangunan gedung dan revitalisasi fasilitas SMPN 19 ini harus dikerjakan dengan standar kualitas terbaik. Tidak boleh ada ruang untuk kelalaian karena bangunan ini akan digunakan oleh anak-anak kita, penerus masa depan Kota Bengkulu,” tegas Dedy.

Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menghadirkan lingkungan belajar yang aman, layak, dan nyaman bagi peserta didik.

Dedy meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kontraktor pelaksana, pengawas lapangan, serta tim teknis dapat bekerja secara sinergis. Setiap pekerjaan juga diharapkan dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu yang telah ditetapkan.

Usai mengikuti koordinasi teknis, Wali Kota bersama jajaran meninjau langsung lokasi sekolah. Di tempat tersebut, dilakukan penentuan titik nol sebagai penanda dimulainya pekerjaan konstruksi revitalisasi SMPN 19 Kota Bengkulu.

Pemerintah Kota Bengkulu sebelumnya menerima dukungan anggaran sekitar Rp2,2 miliar dari pemerintah pusat untuk pembangunan kembali ruang sekolah dan pengadaan sarana pendukung pembelajaran. Pekerjaan revitalisasi ditargetkan rampung dalam 120 hari kerja atau sekitar Desember 2026. WA

Dalam agenda tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Kepala Pelaksana BPBD, kepala sekolah, tokoh masyarakat setempat, serta tim teknis pembangunan.

Revitalisasi ini diharapkan segera mengembalikan fasilitas belajar siswa sekaligus mempercepat pemulihan SMPN 19 Kota Bengkulu pascakebakaran.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.