Resmi Nahkodai Korps Bhayangkara, Jenderal Suyudi Ario Seto Disumpah Prabowo di Istana Negara

oleh -25 Dilihat
oleh
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komisaris Jenderal Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Keduanya disumpah melindungi rakyat.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Upacara pelantikan yang penuh khidmat tersebut berlangsung di Ruang Utama Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Pelantikan kedua perwira tinggi Polri ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96 dan 97 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala serta Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam momen bersejarah ini, Suyudi Ario Seto secara resmi mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal Polisi bintang empat. Ia kini ditugaskan untuk nahkodai Korps Bhayangkara, menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Keduanya mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo, disaksikan oleh jajaran menteri kabinet dan tokoh nasional. Menyampaikan amanatnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada pimpinan baru Polri. “Saya mengucapkan selamat kepada Jenderal Suyudi dan Jenderal Wahyu. Polri harus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, tegas, dan tidak pandang bulu. Kejahatan transnasional dan dinamika keamanan global menuntut Polri untuk bekerja lebih cerdas, cepat, dan modern. Jangan ada lagi ruang untuk intoleransi dan penyalahgunaan wewenang. Rakyat adalah jantung dari kekuatan Polri, maka jagalah kepercayaan mereka dengan integritas yang tak ternegoisasi,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para tamu undangan.

Penunjukan Suyudi dan Wahyu dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat stabilitas keamanan nasional di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Pergantian ini menandai babak baru bagi institusi Polri. Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai telah meletakkan dasar modernisasi kepolisian yang kuat, sehingga estafet kepemimpinan kini dilanjutkan dengan harapan inovasi yang lebih progresif. Keduanya diharapkan mampu membawa transformasi institusi Polri yang lebih profesional, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, Jenderal Wahyu Hadiningrat akan mendampingi Suyudi dalam mengawal seluruh program kerja strategis Polri. Sebagai Wakapolri, Wahyu Hadiningrat membawa rekam jejak gemilang di bidang reserse dan intelijen. Pengalaman luasnya diharapkan menjadi modal utama dalam merumuskan kebijakan taktis dan operasional kepolisian di tingkat nasional maupun daerah. Sinergi keduanya diharapkan mampu menciptakan iklim keamanan yang kondusif, sehingga roda pembangunan nasional dan perekonomian masyarakat dapat terus berjalan optimal di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Masyarakat kini menanti bukti nyata dari duet jenderal ini dalam memberantas korupsi, menegakkan hukum secara adil, serta menjamin rasa aman bagi setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali. Semoga dedikasi mereka membawa harapan baru bagi kemajuan dan kejayaan bangsa Indonesia yang sangat tercinta.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.