Reses di Kebun Ros, Rahmad Mulyadi Perjuangkan Box Culvert yang Mandek 3 Kali

oleh -17 Dilihat
oleh
Rahmad Mulyadi berdialog dengan warga Kebun Ros, mendengar keluhan box culvert mandek tiga kali dan minim lampu gang. Berjanji kawal pengajuan ke pembahasan anggaran 2027.-Foto: s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,– Anggota DPRD Kota Bengkulu sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kota Bengkulu, Rahmad Mulyadi, S.Sos., M.M., menggelar kegiatan Reses Masa Sidang Kedua Tahun 2026 di Kelurahan Kebun Ros, Sabtu sore (1/8/2026). Dalam forum dialog bersama warga itu, ia menyerap berbagai aspirasi prioritas yang dinilai mendesak.

Rahmad Mulyadi menyampaikan bahwa keluhan utama warga adalah pembangunan infrastruktur pembuangan air atau box culvert di pemukiman bagian bawah. Selain itu, warga juga mengeluhkan minimnya fasilitas lampu penerangan jalan di gang-gang dalam yang mengganggu kenyamanan dan keamanan .

“Aspirasi dari warga terutama menyangkut box culvert yang di bawah. Itu sudah diajukan tiga kali tapi sampai sekarang belum terealisasi. Kebetulan hari ini saya reses di Kebun Ros, insya Allah itu akan terus saya perjuangkan agar dapat masuk dalam pembahasan anggaran mendatang,” ujar Rahmad Mulyadi di hadapan konstituennya.

Politisi NasDem yang duduk di Komisi II DPRD Kota Bengkulu ini menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan tersebut hingga tahap pembahasan di Badan Anggaran (Banggar). Ia berharap pembangunan box culvert yang dinilai krusial untuk mengatasi genangan air itu dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027 mendatang .

“Saya akan terus mendorong agar aspirasi masyarakat ini tidak berhenti di catatan reses. Kami akan perjuangkan dalam pembahasan anggaran selanjutnya,” tegasnya .

Kegiatan reses ini menjadi bukti nyata komitmennya dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, sekaligus memastikan suara masyarakat terdengar dalam proses perencanaan pembangunan di Kota Bengkulu .

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.