Bupati Rifai Tajudin Tinjau Langsung RTLH di Padang Jawi, Program MEMBARA Diperluas untuk Hunian Layak

oleh -48 Dilihat
oleh
Bupati H. Rifai Tajudin meninjau langsung RTLH sasaran Program MEMBARA di Desa Padang Jawi, Kecamatan Bunga Mas, Selasa (15/9/2026). Program bedah rumah ini wujud nyata komitmen Pemkab Bengkulu Selatan hadirkan hunian layak bagi masyarakat.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program bedah rumah melalui Program MEMBARA (Membangun Bersama Rakyat) di Desa Padang Jawi, Kecamatan Bunga Mas, Selasa (15/9/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan serta mengecek secara detail kebutuhan riil di lapangan.

Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya melihat kondisi fisik bangunan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan calon penerima manfaat. Ia memastikan bahwa proses renovasi akan berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Program MEMBARA sendiri merupakan salah satu terobosan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam menjawab permasalahan hunian layak bagi warga. Melalui program ini, pemerintah daerah berkomitmen membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni agar dapat menikmati hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

“Kami tidak hanya ingin membangun rumah, tetapi juga membangun harapan. Setiap rupiah yang dikeluarkan dalam program ini adalah investasi untuk kesejahteraan keluarga,” ujar Bupati H. Rifai Tajudin saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, termasuk dengan mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat. “Kami akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait agar alokasi bantuan untuk bedah rumah ini bisa lebih banyak lagi. Target kami, tidak ada lagi keluarga di Bengkulu Selatan yang tinggal di rumah tidak layak huni,” tegasnya.

Melalui Program MEMBARA, Pemkab Bengkulu Selatan berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni diharapkan dapat diperbaiki menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman bagi keluarga. Program ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan, sehingga rasa kepemilikan terhadap hasil renovasi semakin kuat.

Selain aspek fisik bangunan, program ini juga memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan. Material yang digunakan dipilih sesuai standar keamanan, sementara tenaga kerja yang dilibatkan berasal dari warga sekitar untuk memberikan dampak ekonomi tambahan bagi komunitas lokal.

“Kami ingin program ini tidak hanya menyelesaikan masalah hunian, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian desa. Dengan melibatkan tukang dan penyedia material lokal, uang yang beredar di masyarakat akan semakin banyak,” jelas Bupati.

Hingga saat ini, puluhan RTLH di berbagai kecamatan di Bengkulu Selatan telah masuk dalam daftar penerima manfaat Program MEMBARA. Proses verifikasi dan validasi data terus dilakukan secara berjenjang untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan kondisi rumah tidak layak huni di lingkungan mereka melalui saluran pengaduan resmi. Hal ini dilakukan agar tidak ada warga yang terlewat dari program bantuan ini.

“Kami mengajak seluruh kepala desa dan tokoh masyarakat untuk aktif melaporkan data RTLH di wilayahnya. Semakin akurat data yang kami miliki, semakin cepat pula bantuan dapat disalurkan,” pungkas H. Rifai Tajudin.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, Program MEMBARA diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi permasalahan hunian layak di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.