Pemkab Seluma Gelar Rapat Darurat: Evaluasi PDAM Tirta Seluma Berkah Cari Solusi Krisis Air Bersih

oleh -40 Dilihat
oleh
Asisten Perekonomian H. Dadang Kosasih pimpin rapat evaluasi PDAM Tirta Seluma Berkah. Cari solusi krisis air bersih: tingkatkan tata kelola, ekspansi jaringan, layani masyarakat optimal.-foto :Hery/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,-Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Seluma, H. Dadang Kosasih, S.T., M.T., memimpin rapat evaluasi dan tindak lanjut pengelolaan PDAM Tirta Seluma Berkah. Acara digelar di Ruang Rapat Sekda pada Kamis (22/1/2026), di tengah tuntutan masyarakat akan pasokan air bersih yang semakin mendesak.

Rapat diikuti secara penuh oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Inspektur Inspektorat Kabupaten Seluma, perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), para kepala bagian di lingkungan Pemkab Seluma, serta Direktur PDAM Tirta Seluma Berkah beserta seluruh jajaran direksi dan manajer.

Dalam arahannya yang tegas, H. Dadang menekankan urgensi rapat ini sebagai momentum evaluasi mendalam terhadap kinerja PDAM. “Kita hadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya pendapatan non-pipa yang hanya mencapai 30 persen target, kebocoran pipa hingga 25 persen, hingga tunggakan pelanggan yang menumpuk Rp 5 miliar. Rapat ini bukan sekadar pembahasan, tapi panggilan untuk aksi nyata,” tegasnya.

Ia menambahkan, evaluasi mencakup analisis laporan keuangan triwulan IV 2025, di mana PDAM mencatat defisit operasional Rp 2,8 miliar akibat biaya pemeliharaan jaringan yang melonjak 40 persen. “Dengan rapat ini, kita harapkan solusi tepat guna, seperti optimalisasi teknologi metering digital dan ekspansi jaringan ke 10 desa prioritas, sesuai regulasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Daerah serta Perda Kabupaten Seluma tentang Tata Kelola BUMD,” ujar H. Dadang.

Para peserta aktif berdiskusi, menyepakati tindak lanjut prioritas: restrukturisasi utang pelanggan dalam 3 bulan, audit internal oleh Inspektorat, dan kolaborasi dengan Bapenda untuk insentif pajak air. Direktur PDAM, Ir. Rahman Hakim, berkomitmen tingkatkan cakupan layanan dari 65 persen menjadi 85 persen pada akhir 2026.

Melalui inisiatif ini, Pemkab Seluma menegaskan komitmen kuat mendorong perbaikan tata kelola PDAM. Langkah ini diharapkan berikan pelayanan air bersih optimal, andal, dan terjangkau bagi 150 ribu jiwa warga Seluma, sekaligus tingkatkan pendapatan daerah hingga Rp 15 miliar tahun depan. Rapat ditutup dengan pembagian tugas jelas, menjanjikan perubahan nyata di tahun 2026.

 

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.