KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara resmi memperkenalkan Aplikasi Sistem Informasi Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara (SILHARA) untuk mempercepat pengurusan dokumen perizinan lingkungan. Peluncuran dan sosialisasi aplikasi digelar di Ruang Command Center Pemkab pada Selasa pagi, 30 Juni 2026, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah, H. Fitriansyah, S.STP, M.M.
SILHARA hadir dengan slogan “Informasi Akurat, Lingkungan Hebat, Bengkulu Utara Maju dan Berkelanjutan.” Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh dokumen perizinan lingkungan ke dalam satu platform digital terkoneksi, meliputi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL), serta hasil uji laboratorium air permukaan, limbah, dan kualitas udara.
Sekda Fitriansyah menegaskan target percepatan layanan melalui SILHARA: semua proses perizinan lingkungan ditargetkan selesai maksimal dalam 2×24 jam setelah berkas masuk, dengan catatan persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi. “Kita berharap semua dokumen terkait perizinan lingkungan bisa dipenuhi melalui satu aplikasi yang saling terkoneksi. Target 2×24 jam ini untuk mendorong efisiensi dan transparansi layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Fitriansyah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara menyatakan SILHARA juga memfasilitasi pemantauan kualitas lingkungan secara real time dan penyimpanan data terpusat. Dengan fitur notifikasi, pemohon dapat mengikuti status pengajuan, menerima masukan perbaikan berkas, hingga undangan pemeriksaan lapangan. Sistem ini dikembangkan untuk memperkecil peluang penyimpangan administratif dan mempercepat pengambilan keputusan teknis.
Sosialisasi ditujukan kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, lembaga pemerintahan, dan perwakilan masyarakat. Selain presentasi teknis, acara menampilkan simulasi pengajuan dokumen melalui aplikasi dan sesi tanya jawab untuk mengidentifikasi kendala operasional.
Pemkab juga berencana mengadakan pelatihan lanjutan bagi petugas teknis dan lokakarya bagi pelaku usaha agar adaptasi terhadap sistem baru berjalan lancar. Harapannya, SILHARA tidak hanya mempersingkat waktu layanan, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup di Bengkulu Utara.








