KLIKINFOBERITA.COM,- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara memperkuat pelaksanaan Program BERSERI (Bersedekah Seribu Sehari) untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan memperkecil risiko penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran. Rapat koordinasi tindak lanjut dipimpin Wakil Bupati H. Sumarno, S.Pd., di Ruang Command Center Sekretariat Daerah, Kamis (18/6/2026).
Rapat dihadiri para asisten, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pengurus BERSERI. Dalam arahannya, Sumarno menegaskan bahwa BERSERI bukan sekadar gerakan pengumpulan uang, melainkan instrumen untuk membangun kepedulian sosial di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat.
“Gerakan seribu rupiah sehari ini jika dikelola dengan konsisten dan transparan akan menjadi kekuatan besar untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, seperti penanganan stunting, bantuan kaum dhuafa, hingga modal usaha mikro,” kata H. Sumarno.
Untuk meningkatkan efektivitas program, rapat menyepakati sejumlah langkah operasional. Setiap kantor dan fasilitas publik diwajibkan menempatkan Kotak Donasi BERSERI di lokasi strategis. Selain menerima sumbangan tunai, penghimpunan juga difasilitasi secara non-tunai melalui QRIS resmi.
Setiap instansi diminta menunjuk Petugas Penghimpun yang bertanggung jawab mencatat dan menata administrasi sumbangan harian. Dana yang terkumpul akan dihimpun dan disetorkan setiap akhir bulan ke rekening resmi Donasi BERSERI Bengkulu Utara di BRI dan BSI. Pemerintah menjamin pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Kami membuka akses publik terhadap laporan pengelolaan dana. Masyarakat dan pihak terkait dapat memeriksa pertanggungjawaban melalui situs resmi BAZNAS Kabupaten,” ujar Sumarno.
Rapat juga memutuskan penyaluran dana akan disinergikan dengan data kemiskinan ekstrem dan prioritas pembangunan daerah. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan efektif mengatasi permasalahan sosial yang ada.
Dengan penguatan mekanisme administrasi, transparansi, dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten berharap Program BERSERI menjadi model gerakan sosial berkelanjutan yang memberi manfaat nyata. “Tujuan kita sederhana: memudahkan yang memberi dan menyejahterakan yang menerima,” tutup Sumarno.







