Pemerintah Bengkulu Tengah Gelar Apel Pagi dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja untuk Tingkatkan Akuntabilitas Pelayanan Publik

oleh -24 Dilihat
oleh
Bupati Rachmat Riyanto tandatangani perjanjian kinerja eselon II dan camat. Komitmen penuh wujudkan pembangunan unggul.-Foto : Dedi/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar apel pagi sekaligus penandatanganan perjanjian kinerja bagi pejabat eselon II dan para camat di lingkungan pemda setempat. Kegiatan yang penuh semangat ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Bengkulu Tengah, Rabu (27/1/2026) pagi, dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos.

Acara ini dihadiri secara meriah oleh Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Tomi Marisi, M.Si., para asisten dan staf ahli bupati, kepala perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Bengkulu Tengah, serta sejumlah undangan lainnya. Suasana halaman kantor bupati pun ramai oleh deretan pegawai yang mengenakan seragam dinas lengkap, siap menyambut instruksi baru untuk tahun anggaran 2026.

Dalam arahannya yang tegas namun menginspirasi, Wakil Bupati Tarmizi menekankan urgensi pelaksanaan perjanjian kinerja secara bertahap dan menyeluruh. “Mulai dari eselon II, eselon III, eselon IV, pejabat fungsional, hingga seluruh staf di masing-masing unit kerja, kita harus kompak menjalankannya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap pejabat dan staf wajib memahami target serta sasaran yang telah ditetapkan, berkomitmen penuh, dan melaporkan progres secara berkala kepada bupati. “Dengan begitu, semua program pemerintah daerah bisa terlaksana lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran, demi kesejahteraan masyarakat Bengkulu Tengah,” lanjut Tarmizi.

Tak hanya berhenti di arahan, apel pagi ini langsung dilanjutkan dengan ritual sakral penandatanganan perjanjian kinerja. Bupati Rachmat Riyanto secara bergantian menandatangani dokumen bersama pejabat eselon II dan camat, diiringi tepuk tangan meriah dari hadirin. Momentum ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan berorientasi hasil.

Bupati Rachmat Riyanto turut menyampaikan visi di balik inisiatif ini. “Penandatanganan perjanjian kinerja bertujuan memastikan setiap program kerja jelas, terukur, dan bisa dievaluasi secara efektif. Kita kini tahu secara rinci poin-poin kerja yang harus diselesaikan, pencapaian yang ditargetkan, serta mekanisme evaluasinya,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh kepala OPD dan camat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh. “Ini bukan sekadar dokumen, tapi ikatan moral untuk melayani rakyat sebaik-baiknya. Mari kita wujudkan Bengkulu Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” tambah bupati.

Kegiatan ini dianggap strategis di tengah tantangan pembangunan daerah pasca-pandemi, seperti peningkatan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Perjanjian kinerja ini juga selaras dengan semangat reformasi birokrasi nasional, di mana akuntabilitas menjadi kunci utama. Dengan target spesifik seperti percepatan penyerapan anggaran hingga 95 persen dan peningkatan indeks pelayanan publik, pemda Bengkulu Tengah optimis mencapai predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lagi pada akhir 2026.

Para camat yang hadir, seperti Camat Taja dan Pondok Kubung, menyambut positif inisiatif ini. “Ini memotivasi kami untuk lebih responsif terhadap aspirasi warga desa,” kata salah satu camat. Sementara itu, Sekda Tomi Marisi menegaskan bahwa monitoring ketat akan dilakukan melalui sistem digital untuk transparansi maksimal.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.