MIRIS! Saat Warga Mengalami Keracunan Serius, Puskesmas Kembang Seri Justru Menolak Pasien

oleh -69 Dilihat
oleh
DPRD Bengkulu Tengah Sidak Puskesmas Kembang Seri! Respons tegas atas dugaan penolakan pasien siswa keracunan parah: mual hebat, muntah, nyeri perut ekstrem. Dipimpin Arsyad Hamzah dkk., tuntut evaluasi Dinkes.-Foto :Dedy/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,-  Pelayanan kesehatan di Puskesmas Kembang Seri sedang mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Tengah. Perhatian ini muncul setelah banyak laporan dari masyarakat mengenai dugaan penolakan dalam penanganan medis bagi pasien yang menunjukkan gejala keracunan parah. Kejadian ini tentunya menimbulkan rasa kecewa yang mendalam dan kekhawatiran di kalangan warga.

Untuk menangani masalah ini, hari ini dilakukan inspeksi mendadak yang dipimpin oleh lima anggota DPRD dari berbagai komisi, yaitu Arsyad Hamzah, Jon Karnedi, Joni Anwar, Yulina Anani, dan Martoni. Tindakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab dewan untuk memastikan bahwa semua fasilitas kesehatan beroperasi sesuai dengan fungsinya, terutama dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah informasi yang berhasil dikumpulkan menunjukkan bahwa insiden menyedihkan ini dialami oleh seorang siswa yang tiba-tiba merasakan gejala keracunan, mulai dari mual yang sangat hebat, muntah, hingga nyeri perut yang teramat sangat. Ketika pihak sekolah mencoba membawa anak itu ke Puskesmas Kembang Seri untuk mendapatkan bantuan pertama, harapan untuk penanganan segera pun sirna. Puskesmas tersebut menyatakan tidak dapat menerima dan menangani pasien dengan alasan hanya melayani kasus serius.

Tanpa pilihan lain, pihak sekolah harus mencari fasilitas kesehatan lain. Akhirnya, siswa itu dirujuk dan dirawat di Klinik Rizky Medika Bengkulu Tengah. Insiden ini menimbulkan pertanyaan besar: Apa sudah di tempatnya peran puskesmas sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat?

Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Tengah, Arsyad Hamzah, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan khusus untuk mengonfirmasi dan mengungkap fakta yang terjadi di lapangan.

“Kami hadir di sini karena mendengar laporan yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan. Bagaimana mungkin warga yang berada dalam kondisi sangat sakit, bahkan terindikasi keracunan, justru ditolak begitu saja? Ini hal yang tidak dapat dibiarkan terus-menerus. Semua temuan akan kami evaluasi bersama, dibahas dalam rapat komisi, dan ditindaklanjuti secara tegas. Kami juga akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk meminta penjelasan resmi mengenai peristiwa ini,” tuturnya dengan suara yang tegas.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bengkulu Tengah, Jon Karnedi, menekankan bahwa masalah ini berkaitan dengan keselamatan generasi mendatang sehingga harus ditangani dengan serius. Ia meminta semua pengelola layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan tanggung jawab pelayanan, sambil mendesak Dinas Kesehatan agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Puskesmas Kembang Seri.

“Kami tidak ingin insiden serupa terjadi lagi dan membahayakan nyawa siapapun. Oleh karena itu, Insya Allah pada Senin, 27 April 2026, kami akan mengundang semua pihak terkait untuk berdiskusi bersama. Kita harus segera mencari solusi terbaik agar masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan yang layak, cepat, adil, dan manusiawi,” tegasnya.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.