KLIKINFOBERITA.COM, – Susu basi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair karena mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Selain itu, susu basi juga mendukung kesehatan tanah dengan mendorong aktivitas mikroorganisme baik.
Berikut manfaat dan cara penggunaannya:
Manfaat Susu Basi untuk Tanaman :
1. Sumber Nutrisi Lengkap
– Kalsium: Menguatkan dinding sel tanaman, mempercepat pertumbuhan akar, dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.
– Nitrogen: Mendukung pertumbuhan daun dan batang.
– Fosfor dan Kalium: Membantu pembentukan bunga dan buah.
2. Meningkatkan Kesehatan Tanah
Susu basi mengandung mikroorganisme yang baik untuk tanah. Mikroba ini membantu dekomposisi bahan organik, meningkatkan struktur tanah, dan memperkaya unsur hara.
3. Mengurangi Penyakit pada Tanaman
Kandungan antibakteri alami pada susu basi dapat menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri patogen di tanah.
4. Merangsang Aktivitas Mikroorganisme
Mikroorganisme dari susu basi bekerja bersama mikroba tanah untuk memperbaiki ekosistem tanah, meningkatkan kesuburan, dan membantu pertumbuhan tanaman.
Cara Menggunakan Susu Basi Sebagai Pupuk Organik :
1. Susu Basi Sebagai Pupuk Cair Langsung
Langkah:
– Encerkan susu basi dengan air (perbandingan 1:10) untuk menghindari konsentrasi yang terlalu tinggi.
– Gunakan cairan ini untuk menyiram tanah di sekitar tanaman.
– Hindari menyiram langsung pada daun karena dapat menyebabkan jamur jika susu tidak sepenuhnya terserap.
2. Fermentasi Susu Basi
Bahan:
– Susu basi
– EM4 atau ragi tape (opsional)
– Air secukupnya
Langkah:
– Campurkan susu basi dengan air (perbandingan 1:5).
– Tambahkan EM4 atau ragi tape untuk mempercepat proses fermentasi.
– Simpan dalam wadah tertutup selama 5–7 hari di tempat yang teduh. Aduk setiap 2 hari untuk mempercepat fermentasi.
– Gunakan hasil fermentasi sebagai pupuk cair dengan cara menyiramkannya ke tanah.
3. Campuran untuk Kompos
Tambahkan susu basi ke tumpukan kompos organik untuk mempercepat proses dekomposisi dan meningkatkan kandungan nutrisi kompos.
Tips dan Perhatian :
– Pengenceran Penting: Pastikan susu basi diencerkan dengan cukup air untuk menghindari penumpukan protein atau lemak yang dapat memengaruhi kualitas tanah.
– Hindari Bau Tak Sedap: Jangan gunakan susu basi dalam jumlah besar tanpa fermentasi, karena bisa menimbulkan bau tidak sedap yang menarik hama.
– Gunakan Secukupnya: Susu basi harus digunakan dengan dosis rendah karena kelebihan protein dapat mengundang bakteri yang tidak diinginkan.
– Pastikan Susu Bebas Bahan Tambahan: Hindari susu dengan tambahan garam, gula, atau bahan kimia lainnya.
Dengan pengolahan yang benar, susu basi bisa menjadi pupuk organik yang murah, ramah lingkungan, dan efektif untuk meningkatkan kesuburan tanah serta pertumbuhan tanaman.(red)










