KLIKINFOBERITA.COM, -Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan wisata melalui program pembagian tong sampah di berbagai titik strategis kawasan wisata. Setelah sebelumnya Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, membagikan 500 tong sampah, kini giliran Dinas Pariwisata Kota Bengkulu yang melanjutkan pembagian 500 tong sampah tambahan. Total 1.000 tong sampah kini telah disebar di kawasan wisata Kota Bengkulu, sebagai bagian dari gerakan sadar sampah.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya, sehingga kawasan wisata tetap bersih, nyaman, dan menarik dikunjungi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, secara langsung memimpin pendistribusian tong sampah baru tersebut yang tersebar mulai dari Pantai Panjang, Kawasan Wisata Kota Tuo, Benteng Marlborough, hingga beberapa titik wisata lainnya.
“Nantinya, tidak ada alasan lagi bagi pengunjung untuk membuang sampah sembarangan. Kami berharap tong sampah ini dapat mendukung kebersihan yang selama ini sudah kita jaga bersama melalui gotong royong di Pantai Panjang dan lokasi lain,” ujar Nina.
Selain menyediakan tong sampah, Dinas Pariwisata juga memasang tiang-tiang yang dihiasi dengan pesan-pesan inspiratif untuk mengingatkan pengunjung akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata.
Nina juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas yang ada, termasuk tong sampah, dan menghindari tindakan merusak seperti mencuri atau merusak tong sampah.
“Kebersihan lingkungan wisata adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga bersama agar destinasi wisata kita tetap tertib, nyaman, dan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung,” tambahnya.
Dengan langkah sederhana ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap bisa menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari pengembangan pariwisata jangka panjang yang berkelanjutan.
Gerakan sadar sampah ini bukan sekadar penataan fisik, melainkan upaya membangun budaya peduli lingkungan demi masa depan wisata Kota Bengkulu yang lebih bersih, sehat, dan lestari.









