Konkoorcab IX: Devia Apriani Resmi Nahkodai KOPRI PKC PMII Bengkulu

oleh -66 Dilihat
oleh
Devia Apriani terpilih pimpin KOPRI PKC PMII Bengkulu 2026–2028. Fokus pada kaderisasi, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan advokasi perempuan kader siap jadi agen perubahan di Bumi Rafflesia.-Foto: Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Devia Apriani resmi terpilih sebagai Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Bengkulu untuk masa khidmat 2026–2028. Penetapan ini berlangsung dalam Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) IX PMII Bengkulu yang digelar di Kabupaten Bengkulu Utara pada 25–26 Juli 2026.

Konkoorcab IX berlangsung demokratis dan penuh semangat kebersamaan. Acara ini dihadiri Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, Kapolres Bengkulu Utara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kesbangpol, PC NU, Fatayat NU, HMI, GMNI, KAMMI, para senior PMII, jajaran pengurus PKC PMII Bengkulu, serta perwakilan Pengurus Cabang dan kader PMII se-Provinsi Bengkulu.

Terpilihnya Devia Apriani menjadi momentum penting bagi penguatan gerakan perempuan mahasiswa Islam di Bengkulu. Dalam pidato perdananya, Devia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh cabang PMII di Bengkulu. Ia menegaskan komitmennya membawa KOPRI PKC PMII Bengkulu menjadi organisasi yang lebih progresif, responsif, dan inklusif dalam menjawab tantangan zaman.

“KOPRI bukan sekadar wadah berproses, melainkan ruang taktis untuk melahirkan kader perempuan yang berdaya, berintelektual tinggi, serta mampu merespons isu-isu sosial dan kesetaraan gender secara nyata di Provinsi Bengkulu. Penguatan kualitas kaderisasi formal maupun nonformal akan menjadi fokus utama kami,” ujar Devia.

Di bawah kepemimpinannya, Devia mengusung sejumlah program prioritas strategis. Pertama, penguatan potensi dan kemandirian kader putri melalui digitalisasi serta pemberdayaan ekonomi kreatif. Kedua, memperkuat advokasi terhadap isu perempuan dan anak dengan membangun sinergi bersama pemerintah daerah maupun lembaga independen. Ketiga, di bidang kaderisasi, kepengurusan baru berkomitmen memperluas pelatihan kepemimpinan agar menjangkau seluruh kader hingga tingkat cabang dan rayon.

Devia juga menyoroti pentingnya peran KOPRI dalam merespons isu-isu kekerasan berbasis gender dan peningkatan partisipasi perempuan di ruang publik. Menurutnya, kader perempuan PMII harus hadir sebagai agen perubahan yang tidak hanya aktif di lingkungan kampus, tetapi juga di tengah masyarakat.

Konkoorcab IX PMII Bengkulu resmi ditutup pada Minggu (26/7/2026). Seluruh peserta berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan peran KOPRI dalam pengembangan kapasitas perempuan mahasiswa Islam di Bengkulu. Dengan semangat baru, KOPRI PKC PMII Bengkulu siap mengawal perjuangan perempuan menuju keadilan dan kesetaraan di Bumi Rafflesia.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.