Kepedulian Pemerintah Kota Bengkulu untuk Menyelamatkan Pak Tajudin yang Terlantar

oleh -18 Dilihat
oleh
Petugas Pemkot Bengkulu mengevakuasi Tajudin, lansia terlantar, menuju panti jompo; bantuan sembako diserahkan untuk memenuhi kebutuhan awal dan memulihkan kondisi sebelum pemindahan.-Foto :s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Di bawah ruko yang sejuk, berdekatan dengan kandang ayam, seorang pria tua menjalani kehidupannya sendirian hingga menarik perhatian petugas sosial Kota Bengkulu. Pada pagi hari Jumat (5/6), setelah melalui proses penilaian, pemerintah kota berhasil mengevakuasi dan menyiapkan tempat tinggal yang layak untuk pria bernama Tajudin.

Tajudin berasal dari Bogor dan kini terdaftar sebagai penduduk Kota Bengkulu. Ia ditemukan tinggal dalam kondisi yang sangat menyedihkan tanpa tempat tinggal yang layak. Bapak Eddy Apriyanto, Staf Ahli Pemkot Bengkulu, memimpin tim yang langsung menuju lokasi bersama Kepala Dinas Sosial Afriyenita, Kepala Diskominfo Nurlia Dewi, Lurah Bentiring, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait.

“Hari ini kami berkunjung kepada Bapak Tajudin. Memang kondisi beliau sangat memprihatinkan, hidup sendirian tanpa tempat tinggal. Karena itu, kami berusaha membujuk beliau untuk pindah ke panti jompo yang lebih sesuai,” jelas Eddy saat ditemui di lokasi, pada pagi hari itu.

Proses evakuasi ini diawali dengan penilaian dari Dinas Sosial untuk memastikan semua kebutuhan dan kesediaan panti jompo dalam menerima Tajudin. Afriyenita menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan verifikasi dan memperoleh konfirmasi bahwa panti jompo siap menerima Tajudin. Pemindahan direncanakan akan dilakukan pada hari Senin yang akan datang.

Sebagai bentuk perhatian awal untuk membantu kehidupan Tajudin sebelum pindah, Pemkot Bengkulu juga menyalurkan bantuan yang langsung berasal dari Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dan Wakil Walikota, Ronny PL Tobing.

“Kami telah menyerahkan paket sembako dan makanan untuk beliau, yang merupakan amanah dari Bapak Walikota dan Wakil Walikota,” tambahnya.

“Pertama, kami melakukan penilaian. Alhamdulillah, hari ini kami memperoleh kepastian bahwa panti jompo sudah siap menerima beliau. Pada hari Senin mendatang, kami akan segera mengantar beliau ke panti jompo,” kata Afriyenita.

Selain menyediakan akomodasi sementara, Pemkot Bengkulu bertekad untuk memperbaiki kondisi kesehatan Tajudin. Dinas Sosial akan mendampingi proses pemeriksaan kesehatan dan perawatan sesuai dengan kebutuhan, termasuk rujukan ke fasilitas kesehatan jika diperlukan.

Sebagai langkah awal, Pemkot menyerahkan paket sembako dan makanan dari Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing untuk memastikan kebutuhan dasar Tajudin tercukupi sebelum ia dipindahkan. Bantuan tersebut diberikan langsung oleh tim saat proses evakuasi berlangsung.

Perhatian Pemkot mendapatkan respons positif dari beberapa warga setempat yang sering melihat Tajudin beraktivitas di sekitar ruko. Mereka berharap penanganan ini dapat menjadi contoh pelaksanaan program sosial yang berkelanjutan bagi warga lanjut usia yang terabaikan.

Kasus ini juga mengangkat kembali diskusi mengenai perlunya intervensi yang terkoordinasi untuk lansia yang tidak memiliki keluarga di perkotaan, termasuk pencegahan tunawisma, akses terhadap layanan kesehatan, dan koordinasi antar organisasi perangkat daerah.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.