Kenaikan Harga Sawit di Seluma, Wabup Minta Perusahaan Tak Menetapkan Harga Sendiri

oleh -11 Dilihat
oleh
Wabup Seluma minta perusahaan tak tetapkan harga sawit sepihak; kenaikan TBS disambut petani, Pemda jaga transparansi dan kesejahteraan petani.-Foto : Istimewa/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Para petani kelapa sawit di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menerima kabar baik. Dalam beberapa hari terakhir, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di berbagai pabrik kelapa sawit (PKS) mulai mengalami peningkatan.

Namun, di tengah berita positif ini, Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, memberikan peringatan kepada perusahaan-perusahaan perkebunan agar tidak menentukan harga sawit secara sepihak, yang bisa merugikan para petani. Gustianto menekankan bahwa kebijakan satu pintu untuk ekspor kelapa sawit yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat tidak boleh dijadikan argumen bagi perusahaan untuk menetapkan harga secara mandiri.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menegaskan bahwa kebijakan ekspor satu pintu tersebut tidak mempengaruhi langsung harga TBS yang diterima oleh petani di tingkat lokal. Ia meminta seluruh perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Seluma untuk mematuhi peraturan yang ada, menjaga perdagangan yang adil, serta menerapkan transparansi.

“Pemerintah daerah berharap kesejahteraan petani menjadi fokus utama dalam setiap penetapan harga,” ungkap Gustianto.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Seluma, H. Dadang Kosasi, mengkonfirmasi bahwa telah terjadi kenaikan harga TBS di beberapa pabrik. Harga tertinggi tercatat di PT Seluma Sawit Mandiri yang mencapai Rp2. 470 per kilogram. Sedangkan PT Seluma Sawit Lestari telah menaikkan harga menjadi Rp2. 400 per kilogram.

Kenaikan harga ini disambut positif oleh para petani, diharapkan dapat meningkatkan penghasilan mereka dan memberikan dorongan baik bagi sektor perkebunan sawit di Kabupaten Seluma. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memantau agar tren kenaikan harga ini berlanjut dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin meraih keuntungan secara tidak etis.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.