KLIKINFOBERITA.COM,- Harry Kane berhasil menyamakan dirinya dengan Cristiano Ronaldo dalam daftar pencetak gol terkemuka di Liga Champions UEFA. Meskipun penyerang ini mencetak prestasi luar biasa yang setara dengan legenda Portugal, namun kegembiraan itu terpaksa ternoda saat Bayern Munich harus mengakui kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) dan terhenti di semifinal.
Kane kini menjadi pemain kedua dalam sejarah kompetisi ini yang mampu mencetak gol dalam enam laga berturut-turut di babak gugur, menyamai pencapaian hebat yang diraih Ronaldo pada tahun 2012-2013. Gol penyama di menit ke-94 yang dibuatnya di Allianz Arena menunjukkan ketajamannya, ditambah dengan eksekusi penalti yang ia lakukan pada leg pertama.
Namun, momen dramatis di akhir pertandingan tersebut tidak cukup untuk merubah hasil akhir. Dengan total agregat 5-6, Bayern harus merelakan PSG, sang juara bertahan, melaju ke final. Kekalahan ini lagi-lagi menunda ambisi Kane untuk meraih trofi paling prestisius di level klub.
Kane diketahui telah meninggalkan Tottenham Hotspur untuk bergabung dengan Bayern dengan tujuan utama merasakan kemenangan di Liga Champions. Walaupun ia berhasil membawa timnya melewati perempat final setelah dua musim sebelumnya mengalami kegagalan, tantangan di semifinal muncul kembali.
Ini bukanlah pengalaman pertama Kane merasakan kekecewaan di kompetisi ini. Saat masih menjadi bagian dari Tottenham, ia juga pernah mencapai final, namun pulang tanpa trofi setelah dikalahkan oleh Liverpool. Meskipun secara individu penampilannya sangat mengesankan musim ini dengan total 56 gol dari 49 laga, striker ini harus bersabar menunggu kesempatan lain selama sekitar sembilan bulan ke depan.
PSG Melaju ke Budapest, Harus Bertemu Arsenal
Di sisi lain, PSG berhasil menjaga harapan mereka untuk mempertahankan gelar. Tim asal Prancis ini membuka skor dengan cepat melalui gol Ousmane Dembele hanya dalam tiga menit setelah pertandingan dimulai. Walaupun Bayern mendominasi penguasaan bola dengan 66 persen dan melakukan 18 tembakan, pertahanan tim Les Parisiens tetap kokoh hingga akhir laga.
Sekarang, PSG bersiap menghadapi tantangan berat di Budapest, Hungaria, saat berhadapan dengan Arsenal di final. Tim asuhan Mikel Arteta berhasil mengalahkan Atletico Madrid untuk mendapatkan tempat di pertandingan puncak.
Sementara impian di kancah Eropa telah sirna, Bayern Munich tidak boleh terlarut dalam kesedihan. Mereka harus segera mengalihkan perhatian untuk menyelesaikan musim dengan prestasi yang membanggakan. Setelah resmi meraih gelar juara Bundesliga, dua pertandingan liga tersisa, dan yang terpenting, final DFB-Pokal melawan Stuttgart pada 23 Mei mendatang menjadi target utama. Ini adalah peluang emas bagi Kane untuk setidaknya membawa pulang trofi domestik sebagai penghibur di musim yang dramatis ini.








