Hari Pahlawan, Bupati Seluma Resmi Lounching Sekolah Laboratorium Pancasila

oleh -300 Dilihat
oleh
Peluncuran Sekolah Laboratorium Pancasila di Kabupaten Seluma oleh Bupati Teddy Rahman menjadi langkah inovatif wujudkan karakter dan mental pelajar lewat pendidikan berlandaskan Pancasila.-foto:hery/adv/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,-Bertepat di Hari  Pahlawan 10 November 2025, Program Inovatif Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, resmi dilounching Bupati Seluma Teddy Rahman.

Bupati Seluma Teddy Rahman didampingi Senator DPD, Prof Warsito, dan pejabat hadir meresmikan Sekolah Laboratorium Pancasila di SMPN 6 Seluma, menjadi pilot project pendidikan karakter.-foto:hery/adv/klikinfoberita.com.

Dalam pelounchingan SLP ini, yang mana dilaksanakan di SMPN 6 Seluma Kelurahan Dermayu Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, sekitar pukul 14.00 WIB.

Bupati Seluma Teddy Rahman langsung didamping oleh Senator DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu Apt Destita Khairilisani, Deputi Bidang Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK Prof Warsito, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Dr. Bangun Sihotang, Ketua Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila (YPLP) Dr. Hamri Gusman Zakaria, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Seluma Munarwan Syafui, Perwakilan Forkopimda Seluma dan pihak terkait lainnya.

“Iya, alhamdulillah kegiatan Lounching Sekolah Laboratorium Pancasila hari ini berjalan lancar dan sukses. Untuk yang pertama ini kita terapkan di 2 Sekolah SMPN 6 Seluma dan SDN 16 Seluma untuk menjadi percontohan di Sekolah lainnya,” ungkap Teddy Rahman usai pelounchingan Sekolah Laboratorium Pancasila.

Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan, bila di 2 Sekolah SMPN 6 Air Periukan dan SDN 16 Pasar Tais Kabupaten Seluma ini berjalan lancar dan sukses untuk menjadi pilot project SLP ini.

Maka seluruh sekolah di Kabupaten Seluma akan dilaksanakan program inovasi sekolah laboratorium pancasila.

“Kita lihat dulu perkembangan 2 sekolah ini untuk menjadi percontohan. Kalau lancar dan sukses, sekolah lainnya akan kita laksanakan semua untuk program inovasi sekolah laboratorium pancasila,” sampai Teddy Rahman.

Sementara itu, Senator DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu, Apt Destita Khairilisani mengucapkan selamat untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma sudah melounching program inovasi Sekolah Laboratorium Pancasila.

Maka dari itu, dengan telah dilounchingnya sekolah laboratorium pancasila ini, ia siap mendukung penuh dan mensukseskannya.

“Saya ucapkan selamat untuk Pemerintah Kabupaten Seluma yang sudah melounching Sekolah Laboratorium Pancasila ini. Dari itu saya selaku anggota DPD RI akan siap untuk mensukseskan ini. Apapun dan bagaimanapun nanti yang diperlukan, saya akan suport untuk kesuksesan program ini,” terang Apt Destita Khairilisani.

Disisi lain, Deputi Bidang Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK Prof Warsito mengatakan, program inovasi sekolah laboratorium pancasila ini merupakan salah satu untuk menguatkan nilai-nilai pancasila bagi pelajar. Jadi sebagai langkah pembentukan mental dan karakter anak semua harus terlibat dengan hal ini, khususnya pada guru dan kedua orang tua.

“Menguatkan nilai-nilai pancasila pada pelajar ini banyak. Salah satu nya program inovasi sekolah laboratorium pancasila ini untuk menguatkan nilai-nilai pancasila bagi pelajar. Maka dari itu guru dan orang tua harus berperan penting untuk mewujudkan hal ini,” pungkas Prof Warsito.

Diketahui dari pemberitaan sebelumnya, Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan, program ini dilakukan pihaknya untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kegiatan belajar sehari-hari.

“Kegiatan ini dilakukan untuk pembentukan karakter dan mental anak melalui kegiatan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” kata Teddy Rahman.

Ditambahkan Teddy Rahman, kegiatan ini dilakukan pihaknya dengan dasar bentuk keprihatinan terhadap perilaku sebagian pelajar yang mulai terpengaruh kebiasaan negatif baik di sekolah maupun di luar sekolah, seperti pelajar sudah mulai banyak yang merokok, nongkrong berlebihan, tauran dan lainnya.

Maka dari itu, melalui program Sekolah Pancasila ini, kedepannya kebiasaan buruk ini dapat dialihkan melalui aktivitas positif yang dapat menumbuhkan disiplin dan kreativitas pelajar.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan disiplin dan kreativitas pelajar. Tidak ada lagi tauran antar pelajar dan hal negatif lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut Teddy Rahman menyampaikan, kurikulum di sekolah percontohan ini akan memadukan pelajaran karakter dengan keterampilan praktis seperti kewirausahaan dan kerajinan tangan.

Selain itu, konsep pendidikan tersebut memiliki kesamaan dengan sekolah Islam terpadu (IT) yang menekankan pembentukan karakter, namun diterapkan di sekolah negeri dengan biaya yang terjangkau.

“Sementara kita jalankan di dua sekolah dulu untuk tahap pertama. Kalau hasilnya baik, akan kita kembangkan ke seluruh sekolah di Seluma,” pungkasnya.(hery/adv)

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.