Harga BBM Pertamina Terbaru Sabtu 3 Oktober 2026, Naik Rp1.300 Ternyata Bukan Kenaikan Baru

oleh -103 Dilihat
oleh
SBBU Lubuk sini, Bengkulu Tengah : Harga BBM Pertamina terbaru Sabtu, 3 Oktober 2026, belum mengalami perubahan baru. Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex masih mengacu penyesuaian September.-Foto : red/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,- Harga BBM Pertamina terbaru pada Sabtu, 3 Oktober 2026, menjadi perhatian masyarakat setelah memasuki awal bulan. Namun, berdasarkan informasi harga yang tersedia, belum terdapat perubahan baru pada daftar BBM Pertamina pada Oktober 2026. Harga yang berlaku masih mengacu pada penyesuaian terakhir yang dilakukan pada awal September 2026.

Artinya, kabar mengenai kenaikan Rp1.300 perlu dilihat berdasarkan waktu pemberlakuannya. Kenaikan Rp1.300 tersebut merujuk pada Pertamax Turbo di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex naik Rp4.050 dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter, sedangkan Dexlite meningkat Rp4.000 dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter.

Untuk BBM bersubsidi, harga masih bertahan. Pertalite dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di level Rp6.800 per liter. Kedua jenis BBM tersebut merupakan produk bersubsidi dan memiliki ketentuan penyaluran kepada konsumen yang berhak.

Di wilayah Jawa, termasuk Jawa Tengah, harga BBM nonsubsidi yang menjadi acuan saat ini adalah Pertamax Rp15.950 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Pertamax Green 95 Rp16.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.

Sementara itu, harga BBM Pertamina tidak seragam di seluruh Indonesia. Perbedaan harga antara satu wilayah dan wilayah lainnya dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB yang ditetapkan pemerintah daerah. Karena itu, konsumen perlu memperhatikan daftar harga sesuai provinsi tempat melakukan pengisian.

Di wilayah Sumatera, misalnya, harga Pertamax di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung tercatat Rp16.300 per liter. Pertamax Turbo berada di Rp20.000, Pertamina Dex Rp25.750, dan Dexlite Rp24.200 per liter. Pertalite serta Biosolar masing-masing tetap Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Untuk Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga lebih tinggi. Pertamax berada di Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp20.450, Pertamina Dex Rp26.300, dan Dexlite Rp24.750. Adapun di kawasan FTZ Batam, harga Pertamax tercatat Rp15.150, Pertamax Turbo Rp18.550, Pertamina Dex Rp23.950, dan Dexlite Rp22.500 per liter.

Memasuki kawasan Kalimantan, sebagian besar wilayah mencatat harga Pertamax Rp16.300, Pertamax Turbo Rp20.000, Pertamina Dex Rp25.750, dan Dexlite Rp24.200 per liter. Kalimantan Utara menjadi salah satu wilayah dengan harga lebih tinggi, yakni Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp20.450, Pertamina Dex Rp26.300, dan Dexlite Rp24.750 per liter.

Di Sulawesi, sejumlah wilayah juga berada pada kisaran harga yang sama dengan Kalimantan, meski ketersediaan produk dapat berbeda antar-SPBU. Sementara wilayah Papua memiliki struktur harga tersendiri dan beberapa daerah mencatat keterbatasan jenis BBM nonsubsidi yang tersedia.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada dasarnya dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, kebijakan pemerintah, serta daya beli masyarakat. Karena faktor tersebut dapat berubah, harga BBM dapat kembali disesuaikan pada periode berikutnya.

Bagi masyarakat, informasi harga terbaru penting untuk menghitung kebutuhan biaya perjalanan maupun operasional kendaraan. Konsumen juga disarankan memeriksa harga sebelum mengisi BBM, terutama ketika melakukan perjalanan lintas provinsi karena harga produk nonsubsidi dapat berbeda.

Selain harga, pengendara juga perlu memperhatikan kualitas layanan dan ketersediaan BBM di SPBU tujuan. Perbedaan kondisi pasokan dapat membuat produk tertentu tidak selalu tersedia pada setiap lokasi. Pertamina melalui MyPertamina juga menyediakan berbagai informasi dan layanan bagi pelanggan, termasuk akses layanan Pertamina Delivery Service 135. Langkah ini dapat membantu masyarakat memperoleh informasi lebih mudah, terutama saat membutuhkan BBM dalam perjalanan atau mencari layanan Pertamina terdekat.

Konsumen sebaiknya tidak hanya berpatokan pada informasi yang beredar di media sosial. Pengecekan melalui kanal resmi menjadi penting untuk memastikan harga, jenis produk, serta ketentuan pembelian yang berlaku di wilayah masing-masing sebelum berangkat ke SPBU. Langkah ini membantu masyarakat menghindari informasi keliru dan menyiapkan anggaran BBM secara tepat.

Dengan demikian, pada Sabtu, 3 Oktober 2026, belum ada kenaikan baru yang diberlakukan pada awal Oktober berdasarkan daftar harga yang tersedia. Angka kenaikan Rp1.300 yang ramai disebutkan merupakan kenaikan Pertamax Turbo yang telah berlaku pada penyesuaian sebelumnya, bukan kenaikan baru pada 3 Oktober. Masyarakat dapat memantau pembaruan melalui kanal resmi Pertamina dan MyPertamina agar memperoleh informasi yang akurat sebelum melakukan pengisian BBM.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.