KLIKINFOBERITA.COM,- Sebanyak 45 warga Desa Kelindang Atas, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis melalui program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Unen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dan tenaga kesehatan dalam mendekatkan layanan medis kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.
Pelayanan itu menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam, dr. Jonggara Octaviandra Siahaan, Sp.PD. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, Maspin Bahri, SE, MM, Kabid Kesehatan Masyarakat Yusvera, S.ST, serta Kepala Puskesmas Lubuk Unen Reri Gustina, S.Keb.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah warga yang datang untuk memanfaatkan layanan kesehatan tanpa biaya tersebut. Sebelum berkonsultasi dengan dokter spesialis, setiap peserta terlebih dahulu menjalani skrining dan pemeriksaan kesehatan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan hipertensi dan kadar gula darah tinggi menjadi temuan yang cukup dominan. Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari tenaga kesehatan karena memerlukan pengendalian melalui pemeriksaan rutin, penerapan pola hidup sehat, serta konsumsi obat sesuai anjuran medis.
Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, Maspin Bahri, mengatakan program PKB merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa.
Menurutnya, kehadiran dokter spesialis di tengah masyarakat disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Unen.
“Pelayanan kesehatan bergerak ini menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam sesuai permintaan pihak puskesmas. Masyarakat yang ingin berobat cukup membawa KTP, kemudian menjalani skrining terlebih dahulu sebelum mendapatkan pelayanan,” ujar Maspin.
Ia menyebutkan, cukup banyak warga yang terdeteksi mengalami hipertensi dan gula darah tinggi dalam kegiatan tersebut. Karena itu, masyarakat diingatkan agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kepala Puskesmas Lubuk Unen, Reri Gustina, mengatakan pelayanan kesehatan bergerak selanjutnya akan dilaksanakan di Desa Lubuk Unen.
Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut sebagai langkah deteksi dini sekaligus memperoleh konsultasi langsung dengan tenaga medis.
“Alhamdulillah, animo masyarakat cukup tinggi untuk berobat karena pelayanan ini tidak dipungut biaya,” kata Reri.
Untuk menambah motivasi warga, Puskesmas Lubuk Unen juga menyediakan doorprize berupa sabun cuci piring bagi masyarakat yang mengikuti pemeriksaan. Selain sebagai bentuk apresiasi, pemberian tersebut diharapkan dapat mendorong warga semakin peduli terhadap kesehatan.
Melalui program PKB, pemerintah berharap berbagai gangguan kesehatan dapat ditemukan lebih awal sehingga penanganan dan pengobatan bisa dilakukan secara tepat.(adv)







