E-Ijazah 35 Siswa SD Benteng Akhirnya Terbit Setelah Koordinasi ke Kemendikbud

oleh -35 Dilihat
oleh
Kepala Dikbud Bengkulu Tengah, Erriyanto, memastikan e-ijazah 35 siswa SD yang sempat tertunda kini telah terbit. Ia instructs sekolah agar lebih teliti mengelola data peserta didik demi mencegah masalah serupa di masa depan.-Foto : Dedy/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Berita menggembirakan tiba bagi 35 siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bengkulu Tengah yang sebelumnya mengalami penundaan dalam penerbitan ijazah digital mereka. Setelah mengalami beberapa masalah dalam administrasi data, e-ijazah untuk ke-35 siswa tersebut kini telah dikeluarkan dan sedang dalam proses pencetakan untuk segera disebarkan ke sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Tengah, Erriyanto, menyatakan bahwa masalah utama terjadi karena data siswa tidak sempat dilaporkan ke sistem pusat pada waktu yang ditentukan. Karena kelalaian ini, dokumen kelulusan mereka tidak bisa diterbitkan bersamaan dengan ribuan lulusan lainnya, padahal ijazah adalah syarat mutlak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Menyadari pentingnya masalah ini, Erriyanto mengambil tindakan cepat sesuai arahan Bupati Bengkulu Tengah. Ia segera berangkat ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi guna menyelesaikan kendala teknis tersebut.

“Menurut perintah Pak Bupati, saya langsung pergi ke Jakarta untuk menuntaskan masalah ini. Alhamdulillah, ada kabar baik. Sekarang e-ijazah sudah terbit dan sedang dalam tahap pencetakan,” ungkap Erriyanto, Rabu (15/7/2026).

Erkiyanto menekankan bahwa insiden ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak di dunia pendidikan di daerah ini. Ia menekankan agar setiap sekolah lebih teliti dan bertanggung jawab dalam pengelolaan data siswa, terutama saat melakukan input data untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kesalahan kecil dalam administrasi bisa berpotensi merugikan masa depan siswa.

“Kami menjadikan ini sebagai bahan evaluasi. Di masa mendatang, semua sekolah harus lebih berhati-hati dalam penginputan data siswa yang akan mengikuti TKA, agar masalah seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Dengan teratasi masalah ini, para siswa kini bisa bernapas lega. Dokumen e-ijazah yang telah tervalidasi dalam sistem nasional akan segera dicetak dan diserahkan, memastikan hak pendidikan mereka tetap terjamin dan tanpa hambatan berarti menuju jenjang berikutnya.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.