Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemuda Bengkulu Pasang Mata: Korupsi hingga Kesejahteraan Rakyat Jadi Sorotan

oleh -82 Dilihat
oleh
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum bagi pemuda Bengkulu untuk mempertegas pengawalan terhadap pembangunan. Pemberantasan korupsi, pemerataan pendidikan, dan kesejahteraan rakyat menjadi sorotan, dengan tuntutan agar kebijakan pemerintah tidak sekadar menjanjikan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.-Foto: s.man/klikinfoberita.com

KLIKINFOBERITA.COM,-  Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum bagi kalangan pemuda di Provinsi Bengkulu untuk mempertegas peran mereka dalam mengawal pembangunan. Dukungan terhadap program pemerintah berjalan beriringan dengan tuntutan agar pemberantasan korupsi, pemerataan pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan rakyat benar-benar diwujudkan.

Kalangan pemuda menilai keberhasilan pemerintah tidak cukup diukur dari program dan kebijakan yang diumumkan, tetapi juga dari pelaksanaan serta dampaknya bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan publik dan keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk memastikan pembangunan berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan.

Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bengkulu Tengah, Dian Rafika, mengajak generasi muda memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas di tengah masyarakat. Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, ia menegaskan bahwa semangat persatuan harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Pemuda harus mengambil peran nyata dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan keamanan. Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan positif yang memperkuat keutuhan bangsa,” ujar Dian.

Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi menjaga kondusivitas sekaligus mendorong perubahan positif bagi kemajuan bangsa.

Sorotan terhadap pemerintahan juga datang dari Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Mukomuko, Saprin Effendi. Ia mengapresiasi upaya pemberantasan korupsi dan menegaskan pentingnya penegakan hukum yang konsisten serta pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran negara.

Bagi Saprin, korupsi bukan sekadar persoalan kerugian keuangan negara. Praktik tersebut juga berpotensi menghambat pembangunan dan merugikan masyarakat yang seharusnya menerima manfaat dari anggaran publik.

“Kami mendukung langkah pemerintah dalam memberantas korupsi karena dampaknya sangat merugikan negara dan rakyat. Upaya ini harus terus dilakukan demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Ratu Samban, Bengkulu Utara, Prendi Saputra, menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran harus menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

Ia menegaskan, mahasiswa tidak cukup hanya menyampaikan dukungan, tetapi juga perlu bersikap kritis dan memastikan program pembangunan menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan.

“Mahasiswa harus terus mengawal pembangunan dan mendukung program yang berpihak pada kemajuan pendidikan serta kesejahteraan rakyat. Dukungan harus berjalan beriringan dengan kontribusi nyata untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan,” kata Prendi.

Berbagai pandangan tersebut memperlihatkan bahwa peran pemuda tidak berhenti pada dukungan terhadap pemerintah. Pengawasan, kritik konstruktif, dan keberanian menyampaikan aspirasi menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan.

Memasuki tahun ketiga pemerintahan Prabowo-Gibran, tantangan yang harus terus dikawal mencakup pemberantasan korupsi, pemerataan akses pendidikan, transparansi anggaran, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kalangan pemuda berharap program pemerintah tidak hanya kuat dalam perencanaan, tetapi juga terbukti memberikan manfaat nyata. Sebab, ukuran keberhasilan pembangunan pada akhirnya terletak pada perubahan yang dirasakan rakyat.

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.