Dinas Berjuang Terbitkan Ijazah 35 Siswa: Selasa ke Kementerian Cari Solusi Terbaik

oleh -75 Dilihat
oleh
Plt Dikbud Bengkulu Tengah, Erriyanto, S.Pd., M.A.P.: 35 siswa SDN 09 Bengkulu Tengah cemas nunggu ijazah! Dinas Dikbud Berkordinasi ke Kementerian Selasa ini. Solusi terbaik segera hadir demi kelancaran sekolah anak-anak kita.-Foto : Dedi/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM,- Sebanyak 35 siswa lulusan SD Negeri 9 Bengkulu Tengah angkatan tahun pelajaran 2024/2025 masih menanti penerbitan ijazah mereka. Meski sudah melanjutkan sekolah ke jenjang SMP, keterlambatan ini memicu keluhan dari para orang tua siswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Tengah, Erriyanto, S.Pd., M.A.P., menegaskan komitmen penuh dinas untuk segera menyelesaikan masalah ini. “Kami sedang mendorong percepatan penerbitan e-ijazah. Penyebab utamanya adalah keterlambatan input data oleh operator sekolah,” jelasnya Sabtu (24/1).

Erriyanto menambahkan, tim dinas akan berangkat ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Selasa, 27 Januari 2026. “Kami akan berkonsultasi langsung untuk mencari solusi terbaik. Dinas berkomitmen agar ijazah ini terbit sebelum kelulusan siswa kelas 6 yang sedang berlangsung sekarang, sehingga tidak mengganggu proses administrasi pendidikan mereka,” tegasnya.

Koordinasi intensif dengan pemerintah pusat terus dilakukan. “Mudah-mudahan, 35 siswa ini segera mendapatkan haknya tanpa hambatan lebih lanjut. Ini prioritas utama kami demi kelancaran pendidikan di daerah,” lanjut Erriyanto.

Sementara itu, Kepala SDN 9 Bengkulu Tengah, Elda Laili, S.Pd., memohon kesabaran dari orang tua siswa. “Kami telah berkoordinasi rapat dengan Dinas Dikbud. Semua upaya sedang dikebut agar e-ijazah segera terbit dan bisa diakses siswa dalam waktu dekat,” ujarnya.

Kepala sekolah menjelaskan bahwa proses e-ijazah memang bergantung pada sistem nasional. “Data sudah diinput, tapi ada kendala teknis di tingkat pusat. Orang tua diminta tetap tenang sambil memantau perkembangannya,” tambah Elda.

Keterlambatan ijazah barun kali ini di tingkat SD negeri. Di Bengkulu Tengah, kasus ini jangan pernah terjadi lagi di tahun tahun yang akan datang akibat masalah verifikasi data. Namun, kali ini dinas tampak lebih proaktif dengan kunjungan langsung ke kementerian.

Para orang tua menunggu solusi dan hasil yang memuaskan yaitu e-ijazah anak anaknya bisa cepat mereka dapatkan.”Kami khawatir anak-anak kesulitan daftar ulang di SMP. Semoga Selasa nanti ada kabar baik,” kata salah seorang wali murid Nilawati.

Upaya Dinas Dikbud Bengkulu Tengah diharapkan membawa solusi cepat. Ini menjadi angin segar bagi siswa dan keluarga yang resah, sekaligus menjaga kesinambungan pendidikan di daerah.

Dengan tim yang berangkat ke Jakarta, peluang penyelesaian semakin terbuka lebar. Dinas optimistis masalah ini rampung sebelum akhir bulan, memastikan tak ada siswa yang tertinggal.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.