Cegah Pangan Berbahaya, DKPP Perketat Proses Dapur Program Makan Gratis

oleh -81 Dilihat
oleh
Plt Kepala DKPP Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri, saat memberikan keterangan terkait pengawasan bahan pangan segar dalam program makan gratis yang dikelola yayasan, guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat.-An/klikinfoberita.com.

KLIKINFOBERITA.COM, – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Bengkulu Tengah memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas bahan pangan dalam program makan gratis yang dikelola oleh yayasan penyelenggara.

Plt Kepala DKPP, Helmi Yuliandri, S.P., M.T., mengatakan pengawasan dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, demi menjamin keamanan dan kelayakan pangan segar.

“Kami akan melakukan pengawasan mulai dari sumber bahan pangan segar, proses penyimpanan, hingga pengelolaan di dapur. Semua harus sesuai dengan standar yang ditetapkan, terutama oleh Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT),” ujar Helmi saat ditemui di ruang kerjanya, kamis (28/8).

Helmi mengungkapkan bahwa saat ini DKPP tengah Menunggu surat resmi dari MBG ,Kita ingin memastikan bahwa bahan pangan tidak mengandung zat berbahaya seperti pestisida berlebih atau formalin. Kita akan himbau agar semua proses mengikuti standar yang berlaku,” tegasnya.

Namun, Helmi mengakui bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pusat mengenai prosedur pengecekan bahan pangan, termasuk dukungan alat uji yang lebih lengkap.

Kami punya alat pengecek pestisida sederhana, tapi tidak bisa digunakan untuk semua jenis bahan. Untuk formalin dan bahan lainnya, alatnya berbeda. Maka kami berharap PGN segera mengirim juknis dan dukungan alat,” jelasnya.

DKPP juga mengingatkan agar pihak penyelenggara menjaga distribusi dan penyimpanan pangan agar tidak terkontaminasi. Pemerintah daerah, kata Helmi, siap memfasilitasi segala kebutuhan demi keberhasilan program makan gratis.

Yang penting komunikasi dan koordinasi berjalan baik, agar program ini benar-benar bermanfaat dan aman bagi masyarakat,” tutupnya.

 

Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.