KLIKINFOBERITA.COM,-Bupati Seluma, Teddy Rahman,didampingi istrinya, Ny. dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman, MARS, serta Anggota DPD RI dari Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., hadir penuh kebanggaan dalam acara pernikahan Sekretaris Pribadi Presiden RI Prabowo Subianto, Agung Surahman, dengan Aulia Mahardiana Warsitoarti. Pernikahan mewah ini berlangsung meriah di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Minggu (18/1/2026).
Agung Surahman, putra asli Provinsi Bengkulu yang kini menjadi tangan kanan Presiden Prabowo sejak 2020, menjadi sorotan utama. Kariernya yang cemerlang di Istana Negara menjadikan momen ini sebagai kebanggaan bagi seluruh warga Bengkulu. Bupati Teddy Rahman menyampaikan, kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan wujud dukungan moril dan silaturahmi antarputra daerah. “Kami berdoa agar Mas Agung dan Mbak Aulia senantiasa dirahmati kebahagiaan, keharmonisan, serta keberkahan dalam rumah tangga mereka,” ujarnya usai acara.
Acara pernikahan yang sarat makna budaya ini dihadiri ribuan tamu undangan, termasuk elite nasional dan tokoh masyarakat. Suasana hangat terasa sepanjang prosesi akad nikah dan resepsi, di mana pasangan mempelai tampil anggun dalam busana khas Jawa. Keikutsertaan rombongan dari Seluma menegaskan ikatan emosional Bengkulu dengan tokoh nasional, sekaligus memperkuat jaringan diplomasi daerah.
Kehadiran Bupati Seluma ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan Bengkulu dengan pusat pemerintahan. Di tengah dinamika politik pasca-pemilu, momen seperti ini mengingatkan betapa pentingnya silaturahmi lintas wilayah. Agung Surahman sendiri dikenal rendah hati meski posisinya strategis, sering kali menjadi jembatan antara Presiden Prabowo dengan isu-isu daerah seperti Bengkulu.
Bagi masyarakat Seluma, pernikahan ini seperti pesta bersama. “Ini prestasi anak Bengkulu yang bikin kita bangga,” kata salah seorang warga yang mengikuti berita acara via media sosial. Doa mengalir deras: semoga pernikahan ini menjadi awal keberkahan baru bagi Agung dan Aulia, sekaligus membawa berkah untuk pembangunan Bengkulu.










